Purworejo dan Magelang Masih PPKM Level 4, Ganjar Percepat Vaksinasi

Dua daerah di Jawa Tengah (Jateng) masih harus menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, yakni Kabupaten Purworejo dan Kota Magelang. Gubernur Ganjar Pranowo menyebut pihaknya akan memberikan pendampingan khusus agar status dua daerah bisa turun seperti kabupaten/kota lainnya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Purworejo dan Magelang Masih PPKM Level 4, Ganjar Percepat Vaksinasi
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. ©2021 istimewa

Dua daerah di Jawa Tengah (Jateng) masih harus menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, yakni Kabupaten Purworejo dan Kota Magelang. Gubernur Ganjar Pranowo menyebut pihaknya akan memberikan pendampingan khusus agar status dua daerah bisa turun seperti kabupaten/kota lainnya.

"Purworejo yang angka kematiannya masih tinggi dibanding daerah lain. Maka perlu kita menyiapkan bantuan dalam bentuk pendampingan, sehingga apa problemnya bisa diselesaikan," kata Ganjar Pranowo, Selasa (31/8).

Pendampingan akan dilakukan dengan kerja sama seluruh instansi, termasuk Forkopimda, TNI/Polri, dan relawan. "Termasuk kita percepat vaksinasi, karena kalau vaksin bisa cepat, ini bisa membantu. Sekarang kan vaksin sudah digas, walaupun masih kurang, namun semangat percepatannya sudah ada. Tinggal kita konsolidasikan agar lebih sistematis dan terstruktur agar penurunan levelnya lebih cepat," jelasnya.

Berita terkait Ganjar Pranowo bisa diakses di Liputan6.com

Ganjar juga meminta Bupati/Wali Kota di dua daerah itu untuk tetap tetap menerapkan protokol kesehatan. Tidak boleh mereka kendor, karena bisa membuat penanganan tidak cepat selesai.

"Daerah yang levelnya belum turun itu saya minta jangan kendor dulu. Sebab nanti rakyatnya pasti akan melirik ke daerah tetangga yang sudah membaik. Kalau tidak dikencengin, ini gawat karena memungkinkan terjadi mobilitas ke daerah lain," jelasnya.
Tak hanya untuk Kabupaten Purworejo dan Kota Magelang, Ganjar juga meminta seluruh kabupaten/kota tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. Sebab saat ini, suasana masyarakat sudah mulai euforia dengan penurunan level di sejumlah daerah.

"Banyak masyarakat yang mulai euforia dan tidak disiplin prokes. Ini hati-hati. Daerah-daerah yang sudah bagus, tetap jaga prokes," tegasnya.

Ganjar mengibaratkan kondisi pandemi di Jateng saat ini seperti lomba lari yang sudah hampir mencapai finis. Artinya, penanganan pandemi sudah sangat bagus.

"Ibarat lari itu garis finisnya sudah kelihatan. Tidak boleh terlalu euforia. Kalau sudah mau finis kan harus tetap lari, jangan tidak lari. Artinya sudah membaik, tapi harus tetap prokes, jangan abai prokes," pungkasnya.

Rekomendasi