Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dan Wakil Bupati I Wayan Diar mendonasikan gaji bulan Juli kepada masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Gaji mereka akan dibelanjakan sembako.
"Kalau saya full setorkan satu bulan gaji, Bapak Wakil juga satu bulan gaji. Jadi, selama satu bulan ini kita donasikan, karena ini kan menjawab PPKM sampai tanggal 25 Juli ini," kata Sedana Arta saat dihubungi, Kamis (22/7).
Dia menerangkan, PPKM Level 3 membuat banyak aktivitas masyarakat dibatasi termasuk juga sektor perekonomian.
"Sebagai bentuk kepedulian dari pada seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Bangli, mulai dari jajaran Forkopimda, DRPD dan seluruh ASN kita sepakat untuk sama-sama menyumbangkan paket sembako untuk kepentingan masyarakat Bangli yang terdampak," ujarnya.
Sedana menuturkan, seluruh gaji yang didonasikan sudah diserahkan kepada tim penyalur bantuan yang dikelola oleh pemerintah Kabupaten Bangli.
Bantuan itu disalurkan setelah berbentuk paket sembako sekitar 7.000 paket dan akan menyasar orang-orang yang terdampak kebijakan PPKM Level 3.
Kemudian, pihaknya juga mengajak seluruh Forkopimda, Anggota DPRD dan seluruh pimpinan OPD hingga ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli untuk bersama-sama meringankan beban masyarakat.
"Misalnya pimpinan DPRD 15 paket, anggota DPRD 15 paket, jadi berjenjang hingga staf satu paket," ungkapnya.
Ia juga berharap masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan. "Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bangli kita tidak boleh berdebat, kita harus sepakat bahwa protokol kesehatan tetap nomor satu. Tidak ada pilihan lain lagi. Karena, data menunjukkan perkembangan Covid-19 di seluruh Bali bahkan di Bangli juga masih terjadi," ujarnya.
"Kedua, tentu kegiatan yang menimbulkan kerumunan masyarakat juga harus benar-benar dibatasi dan disepakati untuk benar-benar ketat protokol kesehatan. Kami, di jajaran pemerintah protokol kesehatan akan terus tegakkan dan perekonomian kita akan jaga," ujar Sedana Arta.