DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar rapat daring dengan Pejabat Pemda DIY, Kamis (8/7). Mereka membahas alokasi APBD dan Dana Keistimewaan untuk penanganan Covid-19.
Pejabat Pemda DIY yang berpartisipasi pada rapat itu di antaranya: Sekretaris Daerah DIY, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Biro Tata Pemerintahan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Biro Umum Humas Protokol dan Paniradyo Keistimewaan.
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengatakan, pihaknya merekomendasikan alokasi APBD dan Dana Keistimewaan untuk penanganan Covid-19.
"Setelah analisa laporan dari semua pihak, Komisi A DPRD DIY merekomendasikan APBD dan Danais fokus saja guna penanganan dampak Covid-19, dukungan sarana prasarana serta bantuan bagi rakyat dengan diselaraskan alokasi dana dari pemerintah pusat," ucapnya.
Eko memaparkan ada enam poin catatan berisi saran dan rekomendasi dari Komisi A DPRD DIY kepada Pemda DIY. Salah satunya, Pemda DIY diminta bekerja lebih keras lagi dalam mendidik masyarakat dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat serta kearifan lokal.
"Catatan lainnya, mendukung Pemda DIY bekerja sama dengan Polri, Kejaksaan, TNI, Kehakiman, dengan melakukan pendekatan dan penegakan hukum. Kemudian mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi teladan, pelopor dalam penegakan protokol kesehatan," tutur politisi PDI Perjuangan ini.
"Komisi A juga merekomendasikan Pemda DIY menyusun data masyarakat yang terdampak secara ekonomi, sosial, kesehatan, untuk mendapatkan bantuan sosial diselaraskan dengan bantuan dari pemerintah pusat, pemda kabupaten/kota dan pemerintah desa," sambung Eko.
Catatan berikutnya, DPRD DIY merekomendasikan Pemda DIY untuk meningkatkan sarana dan prasarana, kualitas serta SDM untuk mendukung pelayanan kesehatan, baik petugas yang melayani di rumah sakit, puskesmas, shelter, maupun pendampingan isolasi mandiri di puskesmas.
"Guna mengurangi dampak psikologis, merekomendasikan Pemda DIY untuk membuat krisis center dan trauma healing. Poin keenam merekomendasikan pengalokasian APBD dan Danais untuk mendukung seluruh operasi pencegahan dan penanganan dalam rangka penanggulangan Covid-19," tegas Eko.