Satu Jenazah Korban KMP Yunicee Ditemukan di Perairan Muncar Banyuwangi

Satu korban tenggelamnya KMP Yunicee kembali ditemukan dalam keadaan meninggal, Minggu (4/7) dini hari. Jenazah yang terapung-apung di Perairan Muncar, Sembulungan, Banyuwangi, Jawa Timur, secara kebetulan dilihat oleh nelayan yang saat itu sedang melaut dengan memakai perahu gardan bernama Perahu Puri Koneng.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Satu Jenazah Korban KMP Yunicee Ditemukan di Perairan Muncar Banyuwangi
Evakuasi korban KMP Yunicee di perairan Jembarana. ©Istimewa

Satu korban tenggelamnya KMP Yunicee kembali ditemukan dalam keadaan meninggal, Minggu (4/7) dini hari. Jenazah yang terapung-apung di Perairan Muncar, Sembulungan, Banyuwangi, Jawa Timur, secara kebetulan dilihat oleh nelayan yang saat itu sedang melaut dengan memakai perahu gardan bernama Perahu Puri Koneng.

"Karena tidak berani mengevakuasi, jenasah diikatkan dan dibawa ke bibir pantai. Selanjutnya kejadian itu dilaporkan kepada petugas yang berada di darat," kata Gede Darmada, selaku Kepala Kantor Basarnas Bali, Minggu (4/7).

Selain itu, juga ditemukan dompet milik korban beserta identitas lengkapnya atas nama Juliadi (30) berjenis kelamin laki-laki yang merupakan warga Desa Ciampanan, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya.

"Sekitar pukul 04.00 Wita, jenazah Juliadi dibawa ke Rumah Sakit Blambangan untuk diotopsi. Rencananya pihak keluarga akan memakamkan Juliadi di Banyuwangi, karena sudah terlalu lama dan kondisinya sudah membengkak," ujarnya.

Dengan telah ditemukannya kembali 1 korban, maka tercatat 9 korban meninggal dunia dan 17 korban lainnya masih dalam pencarian.

"Seluruh korban yang masih dinyatakan hilang dengan rincian yakni 11 orang ada dalam manifest, 4 orang diluar manifest sementara 2 orang lainnya merupakan penjaga kantin," ujar Darmada.

Rekomendasi