Rektor Universitas Kristen Indonesia Dhaniswara K. Harjono membentuk tim gugus tugas UKI Peduli Dampak Covid-19. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalkan dampak Covid 19 di civitas akademika dan masyarakat sekitar.
"Kami membentuk tim Gugus Tugas UKI Peduli Dampak Covid 19, untuk meminimalkan dampak Covid 19 di civitas akademika dan masyarakat sekitar. Bersama alumni, mahasiswa dan sivitas akademika UKI, kami peduli dengan situasi pandemi covid-19 yang melanda Indonesia saat ini," katanya dalam keterangan pers, Kamis (3/6).
Dia menjelaskan tim gugus tugas membentuk Dapur Umum Koinonia untuk menyediakan makanan sehat berupa 150 nasi bungkus untuk dibagikan secara gratis kepada mahasiswa UKI, terutama mahasiswa yang terkena dampak Covid-19 dan mahasiswa yang tinggal di kost sekitar UKI. Dapur umum bertempat di kantin UKI Cawang. Selain itu Tim Gugus Tugas UKI Peduli Dampak Covid 19 memberikan bantuan antara lain sembako untuk mahasiswa UKI.
Kemudian sembako untuk petugas kebersihan dan petugas keamanan di UKI, masker untuk mahasiswa, masyarakat sekitar Kelurahan Cawang, dan pulsa untuk mahasiswa UKI yang memerlukannya.
Sementara itu Ketua Gugus Tugas UKI Peduli Dampak Covid 19, Hulman Panjaitan, menjelaskan tim gugus tugas nantinya akan menyusun aturan dalam persiapan kampus dalam kondisi kenormalan baru.
"Gugus Tugas membantu menyusun aturan dan persiapan kampus sehubungan dengan kondisi Kenormalan Baru di UKI. Kegiatan perkuliahan dilakukan dengan metode online learning dan mahasiswa diimbau untuk tetap melaksanakan kegiatan sehari-hari dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih," bebernya.
Dia juga menjelaskan para dosen dan staf UKI menggalang dana untuk membantu pengadaan Alat Pelindung Diri RS UKI dan untuk pembuatan hand sanitizer. LPPM UKI bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran dan Prodi Pendidikan Kimia FKIP UKI membuat Hand Sanitizer dan kemudian dibagikan kepada warga di wilayah Kelurahan Cawang, Jakarta Timur.