Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menghadiri peluncuran Layanan Telkomsel 5G di Balai Tawangarum, kompleks Kantor Waki Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Kamis (3/6). Dalam sambutannya ia berharap kehadiran jaringan 5G di Kota Solo dapat mendorong perkembangan usaha baik UMKM maupun ultramikro.
"Saya berharap agar di Kota Solo eksosistem berkembang. Saya ingin 4G dan 5G berkembang secara bersama-sama. Saling memberikan dukungan yang kuat. Di wilayah ini sektor kreativitas sangat besar, sehingga akan membuka inovasi baru. Dengan demikian, kesiapan hilir harus dipastikan," ujarnya.
Menkominfo menilai pentingnya kesiapan layanan internet di tengah perkembangan UMKM dan ultra mikro yang menjadi tugas bersama. Kedua sektor tersebut, menurut dia, mengambil porsi sebesar 60 persen dari produk domestik bruto (PDB) secara nasional. Sehingga dengan dilakukannya perkembangan tersebut diharapkan peran keduanya menjadi lebih kuat.
"Kehadiran infrastruktur tentu harus memberikan manfaat, terutama di hilir untuk kepentingan masyarakat dan ekonomi kita. Harapan saya, kesiapan ini dari Telkomsel," katanya.
Di sisi lain, lanjut dia, ketika ruang digital sudah terbuka maka diperlukan payung hukum yang kuat agar infrastruktur yang dibangun bermanfaat dan bisa dimitigasi dampaknya. Kehadiran pelayanan Telkomsel 5G, lanjut dia, juga menjadi awal perjalanan panjang untuk satu visi besar, yaitu digitalisasi Indonesia.
"Beberapa bulan lalu saya ke Solo, pak wali kota menyampaikan agar infrastruktur komunikasi di Solo dan sekitarnya bisa menyediakan internet cepat. Ini direspon dengan cepat oleh Telkomsel yang memungkinkan Solo sebagai kota perintis 5G Indonesia bersama-sama dengan 8 kota lain," katanya.
Kedelapan kota tersebut adalah Jabodetabek, Medan, Batam, Bandung, Surabaya, Balikpapan, Denpasar dan Makassar. Kendati demikian, menteri juga meminta kecepatan internet yang mencapai 20-100 kali lebih cepat dibandingkan sebelumnya ini tidak disalahgunakan terutama dari sisi hilir.
"Jangan sampai ini disalahgunakan, jangan sampai menjadi tempat berkembangnya radikalisme," tukasnya.
"Pembangunan infrastruktur harus didukung di sisi hilir untuk kepentingan kita, salah satunya e-commerce, digital ekonomi, digital goverment, digital financing, harus dikuasai," sambungnya.
Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam menyampaikan sebagai operator pertama untuk layanan 5G di Indonesia, pihaknya terus melakukan upaya bertahap dan terukur dalam memperluas ketersediaan layanan Telkomsel 5G di Indonesia.
"Ke depannya siapa pun dapat merasakan 'the best 5G experience' dengan dukungan jaringan 5G yang andal. Kehadiran Telkomsel 5G ini merupakan simbol komitmen kami untuk memajukan setiap daerah sebagai pondasi ekosistem digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan," pungkas dia.
Wali Kota Gibran menyambut baik dengan kehadiran jaringan 5 G Solo. Ia berharap bisa mendorong cara kerja baru yang dapat meningkatkan produktivitas dan inovasi yang lebih luas diberbagai bidang khususnya dalam percepatan pemulihan ekonomi.
"Harapannya kita bisa bekerja lebih cepat dan smooth sehingga pemulihan ekonomi lebih cepat lagi dengan 5 G coverage ini," katanya.