Aparat gabungan di Kota Tasikmalaya akhirnya berhasil menangkap satu dari dua tahanan yang kabur saat menjalani isolasi di RS Purbaratu karena terpapar Covid-19. Kedua orang yang kabur itu diketahui merupakan tahanan Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya yang terjerat kasus narkoba dan penggelapan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Tasikmalaya, AKP Setiawan Adi Prihartono mengatakan satu tahanan yang kabur bernama Panji (28). Panji berhasil ditangkap setelah kabur selama tiga hari di wilayah Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Senin (5/4).
Setiawan mengatakan bahwa Panji berhasil ditangkap tim gabungan dari kepolisian dan Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya. Panji diketahui merupakan tahanan Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya terkait kasus narkoba. "Dia ditangkap di rumahnya," kata Setiawan.
Polisi bersama Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya masih melakukan pengejaran terhadap satu tahanan lainnya yang juga kabur saat menjalani isolasi karena terpapar Covid-19.
Tahanan yang saat ini masih dalam pengejaran diketahui bernama Dimas (38), tahanan kasus penggelapan."Satu orang lagi masih dalam pengejaran," ungkapnya.
Sementara itu, Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya masih belum mau memberikan keterangan resmi terkait kaburnya dua tahanan itu. Saat wartawan mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, tidak ada pejabat berwenang memberikan keterangan setelah ditunggu berjam-jam.
Sebelumnya, dua tahanan Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya kabur saat tengah menjalani isolasi di RS Purbaratu, Jumat (2/4). Kedua tahanan yang kabur itu sebelumnya diketahui terkonfirmasi positif Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengaku sudah menerima informasi adanya tahanan yang kabur dari ruang isolasi Covid-19, namun belum detail.
"Saya masih ingin konfirmasi dulu karena saat proses penyerahannya belum saya lihat buktinya. Nanti saya kabari secepatnya kalau sudah ada informasi pastinya," kata Uus.
Kapolsek Cibeureum, Resor Kota Tasikmalaya, AKP Suyitno mengungkapkan bahwa kedua tahanan tersebut diketahui kabur pada Jumat (2/4) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Kedua tahanan itu diketahui kabur saat petugas hendak melakukan pemeriksaan.
"Saat hendak memeriksa tensi darah pasien, petugas hanya menemukan satu tahanan di dalam kamar isolasi. Di ruangan itu ada jendela dan kaitannya sudah ke atas. Diduga kabur lewat jendela di kamar terpisah. Kalau kamar tahanan tak ada jendelanya," ungkapnya.