Dua Kali Erupsi, Gunung Sinabung juga Muntahkan Awan Panas Guguran

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami erupsi pada Kamis (11/3). Sinabung erupsi dua kali disertai dengan luncuran awan panas guguran.

Uga Andriansyah
Oleh Uga Andriansyah - Reporter
Dua Kali Erupsi, Gunung Sinabung juga Muntahkan Awan Panas Guguran
Erupsi Gunung Sinabung. ©2021 Merdeka.com/uga andriansyah

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami erupsi pada Kamis (11/3). Sinabung erupsi dua kali disertai dengan luncuran awan panas guguran.

Petugas pos pemantau Gunung Sinabung, Armen Putra menyebut erupsi pertama terjadi pada pukul 07.37 WIB dan 07.45 WIB.

"Erupsi pertama tinggi kolom abu 1.000 meter dengan arah angin ke barat dan barat daya. Erupsi kedua dengan tinggi kolom 700 meter dan arah angin menuju barat serta barat laut," sebutnya, Kamis (11/3).

Sedangkan, awan panas guguran yang terjadi pada pukul 09.22 WIB jarak luncurnya mencapai 3 kilometer ke arah tenggara, dan timur.

"Lalu, pada pukul 09.29 WIB, jarak luncur awan panas guguran mencapai 2 kilometer ke arah tenggara dan timur," ungkap Armen.

Saat ini Gunung Sinabung masih berstatus siaga atau level tiga. Masyarakat pun diminta untuk tidak memasuki zona-zona merah dari Gunung Sinabung yang telah ditetapkan. Terutama di dalam radius radial 3 kilometer dari puncak Sinabung. Lalu, radius sektoral 5 kilometer untuk sektor selatan, dan timur. Kemudian 4 kilometer untuk sektor timur dan utara.

"Potensi Gunung Sinabung masih sangat tinggi untuk erupsi dan awan panas jadi diimbau jangan memasuki zona merah yang telah ditetapkan," pungkas Armen.

Rekomendasi