Bocah Kembar Terseret Aliran Sungai Tarailu, Satu Ditemukan Meninggal

Sabtu sore sekitar pukul 17.30 wita, Rafi ditemukan di bibir sungai dalam keadaan meninggal dunia. Sementara saudara kembarnya yakni Rafa hingga saat ini masih dalam pencarian.

Ahmad Udin
Oleh Ahmad Udin - Reporter
Bocah Kembar Terseret Aliran Sungai Tarailu, Satu Ditemukan Meninggal
Tim melakukan pencarian bocah tenggelam di sungai Tarailu. ©2021 Merdeka.com

Sungai Tarailu yang ada di Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), kembali makan korban. Sabtu (20/2) sekitar pukul 11.00 WITA, Dua bocah kembar yakni Rafi dan Rafa (6), diduga terseret arus sungai Tarailu.

Sabtu sore sekitar pukul 17.30 wita, Rafi ditemukan di bibir sungai dalam keadaan meninggal dunia. Sementara saudara kembarnya yakni Rafa hingga saat ini masih dalam pencarian.

Kerabat korban Baharuddin menceritakan, bocah kembar Rafi dan Rafa meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya.

"Menurut mamanya, si kembar ini dikira ke rumah neneknya yang tinggal di pasar lama," kata Baharuddin, Minggu (21/2).

Baharuddin melanjutkan, jelang siang hari orang tua korban mulai mencari si kembar. Namun tidak ditemukan. Warga melihat kedua bocah berjalan menuju ke arah sungai.

"Hingga ditemukan Rafi meninggal dunia di bibir sungai Tarailu, kita dugaan anak ini berenang di sungai," kata Baharuddin.

Komandan Rescue Basarnas Mamuju, Devis Sweken mengatakan, kabar hilangnya korban dilaporkan oleh warga sekitar pukul 20.00 WITA. Diketahui ada dua orang kakak beradik yang dinyatakan hilang di sekitar sungai Tarailu. Salah seorang korban atas nama Rafi (6) berhasil ditemukan sekitar pukul 17.30 wita di bibir sungai.

"Tim Sar Gabungan sampai saat ini masih memaksimalkan pencarian korban hari ini sejak pukul 07.00 WITA sampai pukul 18.00 WITA," ucapnya.

Rekomendasi