Penambahan kasus Corona baru di Kalimantan Timur hari ini, Rabu (3/2) bertambah 903 kasus baru, menjadi 42.924 kasus. Untuk kasus aktif mendekati angka 8.000 kasus. Laju kasus di kota Balikpapan masih belum terbendung, meski pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) diperpanjang hingga 12 Februari 2021.
Hari ini, kota Balikpapan kembali melaporkan penambahan tertinggi 263 kasus baru. Disusul Kutai Kartanegara 142 kasus, dan kota Bontang dengan 137 kasus. Sedangkan ibu kota provinsi Kalimantan Timur, Samarinda ada 91 kasus baru.
Untuk kasus sembuh, bertambah 502 kasus sehingga total angka kesembuhan 33.934 kasus. Dan angka kematian menjadi 1.031 kasus setelah bertambah 502 orang yang sembuh hari ini.
"Dengan demikian, kasus aktif atau pasien dalam perawatan Covid-19 menjadi 7.959 kasus. Tertinggi di Kutai Kartanegara 2.149 orang. Disusul tiga daerah lain di Balikpapan 1.762 kasus, Bontang 1.122 kasus, serta Samarinda 1.077 kasus," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi Muhammad Ishak, Rabu (3/2).
Dikonfirmasi merdeka.com, Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kalimantan Timur Setyo Basuki menerangkan, berbagai upaya dilakukan, hingga Pemkot Balikpapan menerapkan PPKM mulai 15-29 Januari 2021 dan diperpanjang hingga 12 Februari 2021.
Saat ini, seperti di Balikpapan, kasus corona baru tidak lagi didominasi pekerja perusahaan. Melainkan temuan kasus positif terjadi merata dan sulit diklasifikasi per klaster.
"Sudah campur, ya klaster keluarga, lainnya. Macam-macam sudah. Iya, sudah campur aduk," ujar Basuki.
Menurut Basuki, keterisian fasilitas kesehatan di kota Balikpapan untuk perawatan Covid-19 sudah berada di atas 78 persen.
"Sudah disepakati, pasien berat ke rumah sakit. Ringan dan sedang isolasi di asrama haji Batakan atau hotel yang disewa. Kita sudah warning dari kemarin-kemarin. Cuma ya seperti itu. Di Balikpapan sudah PPKM. Bahkan perpanjangan pertama. Iya jadi seperti itu (masyarakat diharap patuh terapkan protokol kesehatan)," pungkas Basuki.
Catatan merdeka.com, sebelumnya, ledakan kasus tertinggi sejak pandemi di Kalimantan Timur Maret 2020 lalu, terjadi 27 Januari 2021 lalu dengan penambahan 756 kasus Corona baru. Namun hari ini, rekor kembali pecah dengan 903 kasus baru.