Kecewa Upah Belum Dibayar, Seorang Warga di Papua Diduga Bakar Posyandu

Seorang warga bernama Lukas Barusa diduga membakar pos pelayanan terpadu (posyandu) di Desa Taria, Distrik Megambilis, Papua, Selasa (12/1) malam. Kepolisian Resor Mamberamo Tengah masih mengejar terduga pelaku.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kecewa Upah Belum Dibayar, Seorang Warga di Papua Diduga Bakar Posyandu
Ilustrasi kebakaran. ©2015 Merdeka.com/firewatch.co.uk

Seorang warga bernama Lukas Barusa diduga membakar pos pelayanan terpadu (posyandu) di Desa Taria, Distrik Megambilis, Papua, Selasa (12/1) malam. Kepolisian Resor Mamberamo Tengah masih mengejar terduga pelaku.

"Usai membakar posyandu tersebut, pelaku langsung melarikan diri," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, Rabu (13/1). Dikutip dari Antara.

Ia mengatakan, tersangka diduga membakar posyandu akibat kecewa karena upah kerjanya sejak 2018 lalu belum dibayarkan.

"Tersangka melakukan pembakaran dalam kondisi mabuk akibat minuman keras," tambahnya.

Kamal mengatakan, terungkapnya pelaku pembakaran itu berdasarkan kesaksian saksi yang juga orang tua tersangka, Bernus Barusa.

Kasus tersebut saat ini ditangani Satuan Reskrim Polres Mamberamo Tengah. "Mudah-mudahan pelaku dapat segera ditangkap agar mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Kamal.

Rekomendasi