Kejiwaan WN Nigeria Tersangka Kasus Narkoba Diperiksa Usai Tikam Polwan di Medan

Saat ini pihak rumah sakit sedang melakukan observasi terhadap DNM. Namun hasil diagnosanya diperkirakan baru diperoleh sekitar dua pekan ke depan.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Kejiwaan WN Nigeria Tersangka Kasus Narkoba Diperiksa Usai Tikam Polwan di Medan
Ilustrasi pembunuhan polisi. ©2016 Merdeka.com

Penyidik memeriksakan kejiwaan warga Negara (WN) Nigeria, DNM (33), tersangka kasus narkoba yang menikam seorang Polisi Wanita (Polwan), Aipda NM , di Mapolrestabes Medan, belum lama ini. Dia dikirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Muhammad Ildrem.

Kasi Keperawatan dan Rehabilitasi RSJ Muhammad Ildrem, Djhon Edison Purba memaparkan, DNM dikirim ke rumah sakit jiwa itu, Selasa (5/1). "Saat ini pasien (DNM) sedang dirawat di salah satu ruangan Rumah Sakit Ildrem," ujar Ildrem kepada wartawan, Kamis (7/1).

Saat ini pihak rumah sakit sedang melakukan observasi terhadap DNM. Namun hasil diagnosanya diperkirakan baru diperoleh sekitar dua pekan ke depan. “Apakah yang bersangkutan gangguan jiwa atau tidak,” bebernya.

DNM ditempatkan di ruangan tersendiri. Perawatannya mendapat pengawalan dari pihak kepolisian.

Seperti diberitakan, DNM menikam Aipda NM dengan gunting, di Mapolrestabes Medan pada Senin (4/1) malam. Penyidik di Satuan Reserse Narkoba itu terluka dan harus dirawat di RS Bhayangkara Medan.

DNM sebelumnya ditangkap tim dari Satuan Narkoba Polrestabes Medan di Jalan Pasar III, Setia Budi, Medan, Jumat (25/12/2020). Dari tangan WN Nigeria itu disita 3 paket sabu-sabu dengan berat 0,2 gram.

Penikaman terjadi saat DNM akan dipindahkan dari RTP Polrestabes Medan ke ruang tahanan Satuan Reserse Narkoba. Dia dipindahkan karena sebelumnya terlibat keributan dengan sesama tahanan.

Saat dipindahkan, kabel ties pengikat tangan DMN dipotong petugas menggunakan gunting, untuk diganti dengan borgol besi. Setelah kabel putus, dia merampas gunting dan menikam Aipda NM yang ada di dekatnya.

Rekomendasi