Wakil Bupati Garut: Tempat Wisata Rawan Penularan Covid-19

Pada musim libur Tahun Baru 2021 ini, Helmi mengimbau wisatawan selalu menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, rajin cuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun untuk mencegah penularan Covid-19.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Wakil Bupati Garut: Tempat Wisata Rawan Penularan Covid-19
Irigasi di Garut Diubah Menjadi Tempat Wisata Asri. ©2020 Merdeka.com/Mochammad Iqbal

Wakil Bupati, Jawa Barat, Garut Helmi Budiman menyatakan tempat wisata rawan menjadi tempat penularan Covid-19 karena sulit menghindari kerumunan orang atau menjaga jarak, terutama saat musim libur seperti tahun baru yang seringkali ramai dikunjungi wisatawan.

"Tempat wisata memang rentan, karena di sana itu kan ada antrean, kerumunan makan, saat ngambil karcis," kata Helmi Budiman kepada wartawan di Garut, Kamis.

Ia menuturkan Kabupaten Garut memiliki banyak objek wisata yang seringkali ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah pada musim libur.

Pada musim libur Tahun Baru 2021 ini, Helmi mengimbau wisatawan selalu menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, rajin cuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun untuk mencegah penularan Covid-19.

"Protokol kesehatan masih tetap diyakini efektif untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 ditambah imunitas harus terjaga," kata Helmi.

Ia mengungkapkan Kabupaten Garut berdasarkan hasil penilaian Pemerintah Provinsi Jawa Barat merupakan zona merah penularan Covid-19, termasuk di dalamnya kawasan wisata.

Rekomendasi