Dua kabupaten di Sumatera Selatan menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) yang diikuti calon tunggal dan melawan kolom kosong untuk sementara dimenangkan pasangan calon bupati-calon wakil bupati petahana. Hanya saja, perolehan suara yang masuk masih terbilang sangat minim.
Berdasarkan laman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) https://pilkada2020.kpu.go.id pukul 18.30 WIB, pilkada Ogan Komering Ulu (OKU) paslon Kuryana Azis-Johan Anuar memperoleh 64,4 persen dan kolom kosong di angka 35,6 persen.
Perolehan suara itu baru 16 tempat pemungutan suara (TPS) dari 725 TPS yang tersebar di OKU atau 2,21 persen.
Sementara di OKU Selatan, paslon petahana nomor urut 01 Popo Ali Martopo-Sholihien menang mutlak di angka 97,8 persen dan kolom kosong 12,2 persen. Suara yang masuk sebanyak 28 dari 893 TPS atau 3,14 persen.
Komisioner KPU Sumsel Hepriadi mengungkapkan, minimnya suara yang masuk belum dapat menjadi kesimpulan hasil. Sebab, perolehan suara sewaktu-waktu dapat berubah berdasarkan foto formulir Model C.Hasil-KWK yang dikirim KPPS melalui Sirekap.
"Suara yang masuk sangat minim, jadi hasilnya belum bisa jadi rujukan," ungkap Hepriadi, Rabu (9/12).
Menurut dia, minimnya data perolehan yang masuk di Sirekap lantaran server sempat terganggu. Data yang masuk bersamaan dari seluruh Pilkada di Indonesia.
"Kalau normal harusnya malam ini sudah selesai. Dari siang tadi sudah down servernya," kata dia.