Akbar Pemulung yang Rajin Mengaji akan Dibina dan Diajak Umrah Syekh Ali Jaber

Akbar merupakan pemulung yang rajin salat dan mengaji. Ali Jaber meminta izin kepada keluarga untuk membawa dan membina Akbar.

Mochammad Iqbal
Oleh Mochammad Iqbal - Reporter
Akbar Pemulung yang Rajin Mengaji akan Dibina dan Diajak Umrah Syekh Ali Jaber
Syekh Ali Jaber bersama keluarga Akbar di Garut. ©2020 Merdeka.com

Syekh Ali Jaber, salah satu ulama terkemuka di Indonesia, mendatangi rumah Muhammad Gifari Akbar (16) di Kampung Sodong, Kelurahan Muara Sanding, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (11/11) malam. Akbar merupakan pemulung yang rajin salat dan mengaji. Ali Jaber meminta izin kepada keluarga untuk membawa dan membina Akbar.

"Alhamdulillah sudah diberi restu oleh keluarganya, ayahnya, kakeknya, neneknya, semua keluarga besar yang di sini. Insya Allah akan kami bina di pesantren kami di Cipanas (Cianjur) selama satu bulan. Setelah itu kita bawa berangkat umrah. Selepas umrah dia lanjut lagi belajar," ujar Ali Jaber di rumah nenek Akbar.

Selain membina, Ali Jaber pun mengaku akan melakukan lobi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar Akbar bisa melanjutkan sekolah. "Kita akan cari solusi yang baik untuk pendidikan dia," katanya.

Secara pribadi, Ali Jaber mengaku saat melihat foto Akbar viral ia berpikir bahwa Akbar adalah pemulung istikamah mengaji. Menurutnya hal tersebut belum tentu bisa dilakukan oleh semua orang.

"Kita saja yang merasa lebih nyaman belum tentu merasa istikamah. Apalagi kalau lagi stres, galau. Sedikit galau udah ninggalin salat. Tidak baca Quran. Kita lihat sosok Akbar dalam kondisi kesusahan, jalan kaki berpuluh kilo, tapi masih bisa jaga salat, baca Alquran. Bahkan ketika dia lapar dan belum kecukupan makanan, dia ganti untuk menutupi kelaparannya, fokus mengaji. setelah itu dia merasa kenyang," ungkapnya.

Semangat Akbar menurutnya luar biasa dan harus dibangkitkan pada pemuda Indonesia. Hal tersebut juga yang kemudian menggerakkan hatinya untuk membimbing Akbar.

"Kalau ada orang, pemuda-pemudi, pecinta Alquran, tolong dimuliakan, diperhatikan, dan ditutupi kebutuhannya. Itu wasiat dari guru saya. Ketika saya melihat sosok Akbar ini, layak dan pantas. Saya percaya dan yakin kalau Allah saja mencintainya, apalagi saya seorang fakir. Saya bantu semampu saya. Apalagi kita ingin mewujudkan satu jugs penghapal Alquran di Indonesia. Salah satunya adalah Akbar ini," jelasnya.

Ali Jaber berharap agar semua anak Indonesia saat ini tidak hanya berbakti kepada orang tua saja, namun juga mengabdi untuk Indonesia. Namun hal tersebut tidak bisa dilakukan kalau pendidikannya masih nol.

"Semua harus dididik dengan baik. Insya Allah mereka akan membangun masa depan Indonesia menjadi lebih baik," katanya.

Ali Jaber menjelaskan bahwa kemampuan suara Akbar dalam mengaji sudah cukup bagus, di mana pelafalan huruf hijaiyah sudah cukup jelas. Walau begitu menurutnya masih butuh peningkatan untuk lebih sempurna.

"Tinggal kita bisa dan kelola dengan baik, termasuk panjang-pendeknya. Mangkanya, dengan dasar sudah ada, suara bagus, semangat dan mental ada, tinggal kita dorong dan bina," jelasnya.

Rekomendasi