Kondisi Terkini Pangandaran Usai Gempa

Gempa Pangandaran magnitudo 5,3 berpusat di laut dengan kedalaman 18 km. Aktivitas warga kembali normal. BPBD menjelaskan guncangan terasa luas.

Yacob Billiocta
Oleh Yacob Billiocta - Reporter
Kondisi Terkini Pangandaran Usai Gempa
Kondisi Pantai Pangandaran usai gempa. (Antara)

Gempa magnitudo 5,3 mengguncang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Guncangan dirasakan masyarakat setempat dan sejumlah wilayah sekitar.

Keterangan resmi disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran. Menurut Antara, pernyataan itu disampaikan pada Kamis (6/8/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Pangandaran, Dodo Kusnadi, memaparkan faktor kuatnya getaran serta langkah penanganan awal usai gempa.

Getaran Gempa Pangandaran Terasa Hingga Bandung

Getaran gempa turut dirasakan di sejumlah daerah tetangga, antara lain Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, dan Garut, bahkan terasa sampai wilayah Kabupaten Bandung.

Ia menjelaskan alasan getaran terasa oleh masyarakat.

"Goncangan dirasakan karena kedalaman gempa hanya 18 km," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran Dodo Kusnadi, Kamis (6/8/2026).

Pusat gempa berada di kawasan laut Pangandaran.

Pemeriksaan Pesisir, Belum Ada Laporan Kerusakan

BPBD melakukan pengecekan terhadap kondisi bangunan, khususnya permukiman di wilayah pesisir, untuk memastikan ada atau tidaknya dampak kerusakan.

"Sementara kerusakan belum ada laporan," terang Dodo Kusnadi.

Aktivitas masyarakat dilaporkan kembali normal setelah guncangan dirasakan.

"Alhamdulillah, aman, imbauan agar tetap waspada karena Pangandaran merupakan daerah rawan bencana, terutama tsunami dan gempa," lanjut Dodo Kusnadi.

Rekomendasi