Polisi masih memburu 75 orang diduga anggota geng motor yang didominasi remaja. Mereka terlibat dalam aksi tawuran di Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat.
"Kami masih mendalami bentrokan itu, dari kelompok mana dengan kelompok mana," kata Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar Iptu Wildan saat dikonfirmasi, Minggu (25/20).
Wildan menambahkan bahwa bentrokan ini terjadi antara dua kelompok pemuda pada Jumat subuh lalu pukul 04.30 di RW 04 Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat. Diduga para pelaku tawuran adalah anggota geng motor yang sering melakukan balapan liar di sana.
Atas kejadian itu, Wildan menjelaskan bahwa bentrokan ini bukan antar warga. Akan tetapi murni dilakukan antarpemuda yang melebar hingga ke pemukiman dan merusak barang milik warga.
"Bentrokan hingga merusak sejumlah barang milik warga. Dampaknya satu gerobak, satu warung, dan satu pos hansip dirusak," katanya.
Polisi telah mengetatkan keamanan di sekitar lokasi untuk mencegah aksi balap liar dan tawuran antar geng motor kembali terjadi.