Calon Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Ma'mun Amir blusukan ke Kelurahan Lompio, Kabupaten Banggai Laut. Informasi yang diterima merdeka.com, Rabu (14/10), Ma'mun Amir mendapat curhatan dari warga di sana. Salah satunya terkait maraknya illegal fishing.
Salah satunya warga bernama Ilham, berharap dengan adanya pengawasan dan bantuan kapal besar dari tingkat provinsi seperti yang diungkapkan Ma'mun Amir, bisa menyelesaikan persoalan masyarakat nelayan tradisional yang ada di Banggai Laut.
Kemudian dia juga mengeluhkan harga komoditas kopra dan cengkeh yang jatuh. "Kami juga masyarakat Banggai laut berharap dengan adanya Pak Ma'mun Amir mewakili masyarakat Banggai Bersaudara, kami ingin memiliki putra daerah Banggai Laut yang menjadi kepala dinas ditingkat Provinsi," tutur Ilham.
Dalam dialognya, masyarakat Banggai Laut juga banyak menaruh harapan kepada pasangan nomor urut 2 Rusdy Mastura-Ma'mun Amir untuk bisa menekan kemiskinan dan pengangguran.
Sementara itu, Wakil ketua II DPRD Banggai Laut Moh. Tanjung Dg. Pawara yang ikut dalam blusukan berharap Ma'mun Amir bisa menyelesaikan persoalan yang ada di wilayah timur Sulteng tersebut.
"Kami menaruh harapan besar di tiga Kabupaten Banggai Bersaudara yang memiliki historis sejarah yang luar biasa. Dengan hadirnya keterwakilan Bapak Ma'mun Amir dari Banggai Bersaudara, semoga dapat menyelesaikan persoalan yang ada di Timur Sulawesi Tengah," ungkap Tanjung.
Tanjung optimistis pasangan calon Rusdy-Ma'mun bisa meraih kemenangan di Pilkada pada tanggal 9 Desember nanti. "Insya Allah dengan niat tulus dan program-program yang menyentuh dan sesuai keinginan masyarakat, Rusdy Mastura dan Ma'mun Amir akan memenangkan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah pada 9 Desember 2020," ujarnya.
Selain itu, pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Banggai Laut, Tuty Hamid dan Richard Manuas juga hadir dalam acara itu.
"Di Banggai Laut ini ada beberapa calon Bupati dan Wakil Bupati dari partai koalisi, yang saya harap bisa hadir semua dalam setiap kegiatan. Saya terbuka dan tidak pilih kasih," kata Ma'mun Amir.