Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok melakukan penyemprotan disinfektan di Mal Margo City, Depok, Jawa Barat. Hal ini menyusul ditemukannya belasan kasus positif Covid-19 karyawan Giant Margo City.
Kabid Penanggulangan Bencana Damkar Kota Depok, Deny Romulo Hutauruk mengatakan, untuk penyemprotan di area Margo City menggunakan alat baru bernama Thermal Fogger. Menurut Deni, alat ini memiliki kelebihan dibandingkan alat digunakan sebelumnya.
“Alat ini memiliki kelebihan dari alat yang sebelumnya kita gunakan," kata Deni, Sabtu (22/8).
Pihaknya menyemprot seluruh area mal baik bagian dalam maupun luar. Hal itu dilakukan untuk memastikan area mal steril dan bebas Covid-19.
Deni menuturkan, Thermal Fogger ini mengeluarkan uap yang bisa mengurai di udara sehingga bisa mematikan virus di udara. “Alat sebelumnya tidak bisa mengurai di udara, karena tidak mengeluarkan uap hanya cairan air, kalau alat ini mengeluarkan uap," ucapnya.
Sementara itu, Marcom Manager Margo City, Reza Ardiananda mengatakan, pihaknya melakukan sterilisasi saat manajemen melakukan penutupan sementara. Penutupan dilakukan selama tujuh hari sejak 19-25 Agustus 2020.
“Hari ini kita lakukan penyemrotan disinfektan di seluruh area mal baik di dalam maupun luar bahkan sampai area parkir,” katanya.
Pihaknya juga meminta seluruh karyawan tenant melakukan rapid test. Hal itu dilakukan agar ketika reopening pada 26 Agustus nanti seluruh area steril dan karyawan sehat.
“Kita pastikan seluruh area steril mulai dari penutupan sampai buka lagi tanggal 26 Agustus. Dan seluruh pegawai sudah rapid dan hasil non reaktif,” ungkapnya.
Pihaknya tetap menerapkan standar protokol ketat sesuai ketentuan dari Gugus Tugas. Mulai dari skrining suhu tubuh, penggunaan masker hingga dilakukan pembatasan usia pengunjung.
“Protokol kami tetap sama seperti pengecekan suhu, penggunaan masker. Dan ada juga pembatasan usia jadi untuk balita dan lansia tidak bisa masuk,” pungkasnya.