Tagih Utang Rp 500.000, Pria di Cengkareng Malah Dapat Tusukan di Pundak

Akhirnya, katanya, kedua korban ini mendatangi sebuah warung milik orangtua Andy dengan marah-marah karena utang tak dibayarkan. Pelaku kakak Andy, Sony Santoso emosi dan terjadi pertengkaran di lokasi kejadian.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Tagih Utang Rp 500.000, Pria di Cengkareng Malah Dapat Tusukan di Pundak
Ilustrasi Penganiayaan. ©2016 Merdeka.com

Seorang pria bernama Ropik harus dilarikan ke rumah sakit usai dirinya ditusuk di bagian pundak. Kala itu, Ropih tengah menagih utang kepada seseorang di Jalan Raya Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (15/7) lalu, sekitar pukul 19.00 Wib.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius mengatakan rekan Ropik bernama Johandri juga mendapatkan luka memar akibat bogem mentah.

"Saat itu, Ropik dan Johandri ingin menagih utang kepada Andy. Korban dan pelaku ini saling kenal. Awalnya korban mencari saudara Andy untuk menagih utang," katanya saat dihubungi, Rabu (22/7).

"Utangnya Rp 500.000, sudah tiga hari enggak dibayar," sambungnya.

Akhirnya, katanya, kedua korban ini mendatangi sebuah warung milik orangtua Andy dengan marah-marah karena utang tak dibayarkan. Pelaku kakak Andy, Sony Santoso emosi dan terjadi pertengkaran di lokasi kejadian.

"Saat itu, pelaku memukul korban saudara Johandri sehingga membuat keduanya pergi dengan menggunakan sepeda motornya. Namun, sepeda motor Ropik ditahan pelaku bernama Sony Santoso," katanya.

Tak hanya ditahan, pelaku Sony Santoso yang tengah naik pitam langsung mengayunkan pisau yang dipegangnya dan menusukannya ke pundak Ropik.

"Dari kejadian tersebut selanjutnya team opsnal berhasil mengamankan pelaku dan saat ini masih kita dalami," katanya.

Rekomendasi