HUT Bhayangkara, Polda Jatim Bagikan 2 Juta Masker dan Kawal Jenazah Covid-19

"Polri mendukung upaya pemerintah di dalam langkah-langkah pemulihan ekonomi. Jadi bukan hanya memerangi Covid-19 saja, tapi bagaimana Polri berperan agar ekonomi bisa tetap jalan sehingga masyarakat sehat kita produktif," pesannya.

Erwin Yohanes
Oleh Erwin Yohanes - Reporter
HUT Bhayangkara, Polda Jatim Bagikan 2 Juta Masker dan Kawal Jenazah Covid-19
Kapolda Jatim Irjen pol M Fadil Imran. ©2020 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Peringatan HUT Bhayangkara ke-74 kali ini diperingati secara berbeda dengan tahun sebelumnya oleh Polda Jatim. Khusus untuk Jawa Timur, polisi diharapkan dapat membantu menurunkan angka penularan virus corona atau covid-19 yang makin naik.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolda Jatim Irjen pol M Fadil Imran. Ia mengatakan, di tengah pandemi kali ini instansi Polri diharapkan mampu menghadapi sejumlah tantangan, utamanya untuk turut membantu menurunkan angka penularan Covid-19 di Jatim.

"Polri harus bisa berperan maksimal dalam menghadapi pandemi Covid-19. Mulai dari tahap pencegahan sampai treatment dan pembinaan masyarakat. Sehingga, angka penularan Covid-19 dan kematian bisa kita tekan, angka kesembuhan bisa kita tingkatkan," katanya, Rabu (1/7).

Selain itu, Fadil juga ingin anggotanya bisa membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi hingga bangkit dari Covid-19. Fadil berharap instruksi Kapolri bisa menjadi pedoman Polri dalam menjalankan tugas.

"Polri mendukung upaya pemerintah di dalam langkah-langkah pemulihan ekonomi. Jadi bukan hanya memerangi Covid-19 saja, tapi bagaimana Polri berperan agar ekonomi bisa tetap jalan sehingga masyarakat sehat kita produktif," pesannya.

Pihaknya juga telah membagikan dua juta masker ke masyarakat Jatim sebagai tindak lanjut instruksi Presiden guna menekan penyebaran covid-19 dalam dua minggu.

"Akan terus dilakukan, tidak hanya Polda Jatim, melainkan seluruh Kapolres/Kapolresta jajaran juga melakukan hal yang serupa. Hal ini sebagai langkah dalam pencegahan penularan covid-19 di Jawa Timur" ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pengamanan rumah sakit yang menangani pasien Covid-19. Fadil memerintahkan semua Kapolres di Jawa Timur, agar menempatkan anggotanya di RS rujukan untuk mengawal jenazah Covid-19.

"Jika ada jenazah Covid-19 yang akan dimakamkan harus ada pengawalan dari anggota kepolisian untuk mengantisipasi penjemputan paksa," ujarnya.

Dia juga berpesan kepada masyarakat agar masyarakat selalu menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak, sehingga dapat menekan angka Covid-19.

Rekomendasi