Dua lokasi di Kota Pekanbaru ditemukan pasien positif virus corona. Kedua lokasi itu yakni Kantor Camat Bukit Raya, dan Puskesmas Rumbai. Semua pegawai di kedua kantor itu telah diswab dan menunggu hasilnya.
"Terdapat sejumlah pasien positif Covid-19 di kantor camat dan puskesmas itu. Pegawai lainnya sudah dilakukan tes, hasilnya akan keluar besok, (Jumat)," ujar Juru bicara tim Gugus Tugas Provinsi Riau, dr Indra Yovi, Kamis (25/6).
Yovi meminta agar masyarakat orang yang pernah berkunjung ke dua lokasi itu untuk suatu keperluan, agar melakukan swab. Tes swab bertujuan untuk mengetahui apakah warga tertular corona atau tidak.
"Kalau ada masyarakat yang pernah ke kantor camat dan puskesmas itu, serta ada kontak erat dengan pegawainya, tolong lah ikut tes swab. Biaya swab gratis bagi yang kesana sejak 14 hari belakangan," kata Yovi.
Yovi mengingatkan, warga tidak perlu takut ikut rapid tes dan swab. Karena, orang yang dirawat di ruang isolasi tidaklah seseram yang dibayangkan. Pelayanan dokter dan perawat, kata Yovi, sangat ramah dan menyenangkan.
"Ruang isolasi itu tidak gelap dan menyeramkan. Hanya ada ruangan dengan dipenuhi alat-alat medis," jelasnya.
Menurut Yovi, di dalam ruangan isolasi, tak ada situasi yang menakutkan. Dia tidak memungkiri, ada beberapa pasien mengalami stres, karena diisolasi. Hal itu karena kesendiriannya berada di ruangan.
"Pasien Covid-19 memang gampang stres, karena sendirian di ruang isolasi," ungkap Yovi.
Menurut Yovi, jika memang positif Covid-19. Isolasi memang wajib dilakukan, daripada yang terjangkit dapat menukarkan ke keluarga, kerabat dan orang lain.
"Tes swab dan perawatan di ruang isolasi dilakukan, agar pasien sembuh. Dari pada menularkan kepada keluarga dan orang lain, kasihan. ami bekerja bukan untuk kami. Kami bekerja ya untuk masyarakat," tegas Yovi.
Hari ini, terdapat penambahan tiga pasien positif Covid19 di Riau dan ketiga kasus tersebut merupakan kasus import case. Selain tiga orang penambahan pasien positif tersebut, terdapat penambahan pasien sembuh dan dipulangkan sebanyak satu orang.
"Hari ini terdapat tiga penambahan pasien positif dan pasien pulang satu orang. Jadi saat ini pasien positif Covid19 berjumlah 220 orang," kata Yovi.
Yovi menjelaskan, dari total 220 kasus positif tersebut, yakni 89 dirawat, 121 sehat dan sudah dipulangkan dan 10 meninggal dunia.
Kemudian untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih dirawat berjumlah 183 pasien, PDP negatif covid-19 serta dipulangkan berjumlah 1.543 orang, dan PDP meninggal dunia berjumlah 180 orang.
"Total PDP berjumlah 1.906 orang," ujar Yovi.
Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 4.082 orang, dan ODP sudah selesai pemantauan berjumlah 72.941 orang.
"Kabar duka terdapat penambahan 1 pasien positif covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia," tandasnya.