Lukman Edy Puji Langkah Erick Thohir 'Bersih-bersih' BUMN

Dari Garuda Indonesia, 6 anak perusahaan ditutup, dari pertamina 25 anak usaha perusahaan akan ditutup dalam kurun waktu 2 tahun ini, dan dari Telkom ditargetkan tahun ini 20 anak perusahaan akan segera ditutup.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Lukman Edy Puji Langkah Erick Thohir 'Bersih-bersih' BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir di Rapat Gabungan DPR. ©2020 Liputan6.com/JohanTallo

Ketua Dewan Pakar Indonesia Maju Institut (IMI) Lukman Edy mengapresiasi kinerja Menteri BUMN Erick Thohir yang dinilai efektif dan efisien. Contoh kecil misalnya, memangkas empat jabatan deputi di kementeriannya. Awalnya tujuh menjadi tiga orang saja.

Lukman juga menyoroti langkah Erick Thohir melakukan penutupan total 51 anak dan cucu perusahaan BUMN dari 3 perusahaan; yakni Garuda Indonesia, pertamina dan Telkom.

Dari Garuda Indonesia, 6 anak perusahaan ditutup, dari pertamina 25 anak usaha perusahaan akan ditutup dalam kurun waktu 2 tahun ini, dan dari Telkom ditargetkan tahun ini 20 anak perusahaan akan segera ditutup.

Perombakan di tubuh direksi Pertamina juga dianggap Lukman menjadi sebuah terobosan yang patut diapresiasi.

Susunan direksi PT Pertamina yang semula 11, kini jumlahnya hanya 6 jabatan. Perombakan ini dilakukan dalam rapat umum pemegang saham tahunan PT Pertamina.

Lukam menilai, Erick Thohir konsisten melakukan pemangkasan struktur yang menyebabkan biaya tinggi serta lebih menggambarkan rumitnya birokrasi dibanding effisiennya bisnis dijalankan.

“Menteri BUMN sedang menjalankan dua ajaran David Osborne, yakni efisiensi dengan cara memangkas birokrasi, dan Transformasi dengan cara mewirausahakan birokrasi,” jelas Lukman dalam siaran persnya, Senin (15/6).

Dua kaca pandang dalam karya masterpiece David Osborne, kata Lukman, ’Banishing Bureucracy’ dan ‘reinventing Goverment’ akan mudah digunakan dalam melihat langkah-langkah yang dilakukan oleh Erick Thohir.

Gagasan dasar Osborne sesungguhnya adalah mencangkok manajemen bisnis profesional ke dalam tubuh birokrasi dan pemerintahan. Tubuh birokrasi yang selama ini cenderung gemuk dan malfungsi, dirampingkan agar dapat berjalan secara efektif dan lincah.

Sedangkan kebijakan yang diambil dengan pola penataan profesional diharapkan membawa transformasi visi pemerintahan menjadi lebih efisien dan produktif.

“Sebagai seorang profesional, sebenarnya apa yang dilakukan oleh Erick Thohir tidaklah mengherankan. Sebab profesionalisme bagi Erick Thohir sudah menjadi habbit, karenanya nalar bisnis efisiensi dan transformasi dipastikan akan mewarnai kebijakannya. Ibarat gerak tubuh, ia sudah menjadi gerak reflek dari seorang profesional,” terang Lukman.

Politikus PKB itu menjelaskan, Menteri BUMN menunjukkan integritasnya, dengan tidak terpengaruh berbagai tekanan internal maupun eksternal. Bukan tidak sedikit tekanan di internal BUMN yang merasa tidak nyaman dengan kencangnya Menteri Erick Thohir.

Kasak kusuk di internal sudah seperti lebah, mendengung. Begitu juga eksternal tidak kurang banyaknya yang membebani Erick Thohir.

“Tapi beliau konsisten mengeksekusi visi transformasinya. Seperti batu karang, tak tergoyahkan, walau angin dan ombak menerpa. Sikap integritas seperti ini tentunya ditempa oleh kecerdasan dan pengalaman yang mumpuni dalam dunia bisnis,” tambah Lukman lagi.

Lukman mengatakan, yang bisa mengerem langkah cepat, progresif dan konsisten Menteri Ercik dalam melakukan efisiensi dan transformasi tersebut hanya Presiden Jokowi. Oleh sebab itu, lanjut dia, jangan coba coba mengganggu konsentrasinya, pasti tidak diindahkannya, kecuali ada perintah langsung dari Presiden Jokowi.

Rekomendasi