Delapan orang di kabupaten Berau dan kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19. Tujuh diantaranya adalah satu keluarga.
Di Berau, pasien laki-laki 52 tahun dari klaster Ijtima di Gowa Sulawesi Selatan diisolasi di RSUD Abdul Rivai Berau, setelah bergejala batuk dan ditemukan pneumonia pada paru-parunya.
"Enam orang lagi di Berau, juga ditetapkan PDP karena kontak erat dengan pasien yang pulang dari Gowa itu. Gejala sama dan mereka satu keluarga. Enam orang itu isolasi mandiri di rumah," kata Plt Kadinkes Kaltim Andi M Ishak saat konferensi pers melalui video conference, Sabtu (11/4) petang.
Satu kasus PDP baru lainnya, ada di Kutai Timur. Seorang laki-laki usia 42, juga pelaku perjalanan dari Gowa. "Gejala demam dan batuk melakukan isolasi mandiri di rumah," ujar Andi.
Dari hasil tracing klaster Gowa, lanjut Andi, total sementara ada 653 warga Kaltim pelaku perjalanan Gowa. "Dari klaster ini, ada total 7 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19," tambah Andi.
Advertisement
Dalam kesempatan itu, Andi juga menyampaikan ada 1.883 orang masih berstatus orang dalam pemantauan (ODP) sampai hari ini.
Dengan penambahan 8 kasus PDP baru, total 262 PDP yang tercatat sejak akhir Januari 2020 lalu. 79 orang diantaranya tengah menunggu hasil pemeriksaan swab di laboratorium Surabaya.
"Sedangkan untuk kasus terkonfirmasi positif, tidak ada penambahan tetap 35 kasus. Enam diantaranya berhasil sembuh dan 1 orang meninggal dunia," tandas dia.