Mengamuk di Mapolres Kepulauan Meranti, Pria Bawa Parang Tewas Ditembak Polisi

Seorang pria berinisial H ditembak polisi lantaran menyerang menggunakan parang di markas Polres Kepulauan Meranti, Riau. Jenazah pria itu sudah dibawa ke rumah sakit setempat.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Mengamuk di Mapolres Kepulauan Meranti, Pria Bawa Parang Tewas Ditembak Polisi
Ilustrasi Penembakan. ©2015 Merdeka.com

Seorang pria berinisial H ditembak polisi lantaran menyerang menggunakan parang di markas Polres Kepulauan Meranti, Riau. Jenazah pria itu sudah dibawa ke rumah sakit setempat.

"Melihat situasi yang membahayakan, petugas melakukan tindakan tegas terukur. Pelaku MD (meninggal dunia) di tempat," ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, Kamis (12/3).

Sunarto menyebutkan, kejadian itu bermula saat petugas mengamankan H di Jalan Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat sekitar pukul 16.45 WIB, Rabu (11/3).

Pria itu diamankan setelah sebelumnya mengadang Brigadir Rizki Kurniawan yang akan berobat ke Kota Selat Panjang melintasi Jalan Insit itu.

"Dari pengakuan warga, pelaku melakukan pengadangan kepada setiap pengendara sepeda motor yang melintasi Jalan Insit tersebut. Karena meresahkan masyarakat kemudian dia dibawa ke Mapolres," katanya.

Sesampainya di Mapolres Meranti dan tengah menjalani pemeriksaan, H justru marah hingga membuat laptop milik petugas terhempas. Selain itu, pelaku menyerang polisi menggunakan senjata tajam yang disimpan di balik baju.

Karena situasi sudah tidak terkendalikan, petugas terpaksa mengambil langkah dengan melumpuhkan H dengan senjata api hingga korban tersungkur, lalu tewas seketika.

"Kita segera berkomunikasi dengan Bupati Kepulauan Meranti serta tokoh masyarakat untuk meredam isu yang tidak benar. Alhamdulillah saat ini, situasi di Kabupaten Meranti kondusif," jelasnya.

Rekomendasi