Dampak Virus Corona, Bandara Ahmad Yani Merugi Rp207 M dalam 3 Bulan

Selama Januari-Maret 2019 kemarin ada 541.000 penumpang. Maka periode yang sama pada 2020 jumlahnya anjlok jadi 449.000 penumpang. Turunnya jumlah penumpang pesawat secara otomatis juga akan berdampak pada target tahunan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dampak Virus Corona, Bandara Ahmad Yani Merugi Rp207 M dalam 3 Bulan
Bandara Ahmad Yani Semarang sepi imbas corona. ©2020 Merdeka.com

Jumlah penumpang pesawat terbang di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang menurun 23 persen dari penerbangan Internasional. Penyebab menurun karena dampak merebaknya virus Corona pada Januari hingga Februari 2020.

"Jadi untuk rute Internasional, kita kurangi frekuensi penerbangannya. Untuk Arab Saudi kita tutup, sementara untuk kedatangan keberangkatan Internasional Semarang, Malaysia, dan Singapura alami penurunan. Sedangkan kedatangan keberangkatan domestik menurun 5 persen, biasanya rute Jakarta-Semarang," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani, Hardi Ariyanto, Selasa (11/3)

Dia menyebut dengan penurunan penumpang telah memicu kerugian sebesar Rp9 miliar. "Total selama tiga bulan terakhir kalau secara coorporate kita rugi Rp207 miliar dalam tiga bulan," ujarnya.

Selama Januari-Maret 2019 kemarin ada 541.000 penumpang. Maka periode yang sama pada 2019 jumlahnya anjlok jadi 449.000 penumpang. Turunnya jumlah penumpang pesawat secara otomatis juga akan berdampak pada target tahunan.

"Target tahun ini biasanya 5 juta penumpang. Dengan kasus virus sampai tiga bulan ke depan maka akan sangat mempengaruhi target kita," tutup Hardi Ariyanto.

Rekomendasi