Seorang bocah 11 tahun, M Fikri Al Habib, ditemukan tak bernyawa di bengkel milik ayahnya di Huta VII Lamidur Nagori Tanjung Hataran, Kecamatan Bandar Huluan, Simalungun, Sumut, Kamis (20/2) malam. Dia diduga tersengat listrik dari peralatan tempel ban.
Berdasarkan informasi dihimpun, jasad Fikri pertama kali ditemukan abangnya, Wahyu, yang baru pulang ke rumah. Pemuda itu histeris mendapati adiknya telentang tidak bergerak di dalam bengkel.
"Saksi melihat di paha kanan adiknya sudah menempel alat tambal ban menggunakan aliran listrik yang sehari-hari digunakan orangtua mereka," sebut Kasubbag Humas Polres Simalungun, AKP Lukman H Sembiring, Jumat (21/2).
Advertisement
Wahyu kemudian memanggil warga sekitar. Mereka mengevakuasi jasad Fikri ke dalam rumah. Saat kejadian orang tua korban sedang tidak berada di rumah. Mereka mengikuti yasinan di kediaman tetangga.
Polisi yang mendapat informasi mengenai kejadian itu mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan.
"Korban diduga meninggal akibat tersengat listrik alat tambal ban milik orangtuanya," pungkas Lukman.