Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bersama Sekretaris Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto menghadiri penutupan final Piala Presiden esports 2020 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Banten. Dalam hal itu, dirinya mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan tersebut.
Kata dia, Piala Presiden esports tahun ini lebih meriah, karena jumlah peserta lebih banyak. "Pelaksanaan Piala Presiden esports 2020 ini lebih meriah pendaftarnya saja lebih dari 177 ribu peserta jika di tahun 2019 ada sekitar 18 ribu-an peserta saja," katanya.
"Saat ini tuan rumahnya Indonesia tetapi juaranya dari Vietnam jadi ini menunjukkan sportifitas dan fairnessnya di junjung tinggi jadi bukan mentang-mentang tuan rumah harus juara, tidak," tegasnya.
Untuk itu, dirinya berharap KONI Pusat dan PB esports terus meningkatkan jumlah peserta tiap tahunnya.
"Tingkatkan lagi kalau bisa di tahun 2021 pesertanya lebih dari 200 ribu ya, walaupun saat ini sudah luar biasa pemerintah mengapresiasi dan berterima kasih kepada peserta yang semangat untuk ikut di Piala Presiden esports tahun ini," harap Menpora.
Pemerintah sendiri, lanjut dia, akan terus menggandeng para sponsor untuk mendorong perkembangan esports ke depan. "Terima kasih kepada KONI Pusat, PB esports kementerian dan lembaga terkait, pemerintah akan mendorong terus keterlibatan pihak-pihak sponsor karena kemampuan pemerintah dan sumber daya pemerintah untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan besar seperti ini sangat terbatas," ujarnya.
"Jika penyelenggaraan pertandingannya semakin hari semakin baik, profesionalisme, transparan dari panitia maka akan banyak sponsor juga yang akan ikut, semoga ke depan semakin berkembang dan menjadi penyaluran yang baik untuk anak-anak muda kita karena di dalamnya ada sportifitas dan profesionalisme," tutupnya.
Untuk informasi, Final Piala Presiden esports 2020 melahirkan Juara Free Fire dari tim Flash asal Vietnam dengan hadiah Rp 300 juta, Juara Mobile Premier League (MPL) Aby Ramadhan berhak atas hadiah uang Rp 125 juta, Juara Pro Evolution Soccer (PES) Rp 100 juta dan Juara game lokal USSB Rp 25 juta.
Turut mendampingi Menpora, Deputi Pembudayaan Olahraga R. Isnanta, Asdep Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Aris Subiyono, Ketua KONI Pusat Marciano Norman, Wakil Ketua Dewan Pembina PB esports Sandiaga S. Uno.