Usai OTT Bupati Saiful Ilah, Satpol PP Jaga Ketat Pendopo Pemkab Sidoarjo

Pascaoperasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Selasa (7/1) malam, suasana Pendopo Pemkab Sidoarjo, nampak berbeda dari biasanya. Dari luar, pendopo yang biasanya ramai kegiatan, kini terlihat sepi dan lebih ketat pengamanannya.

Erwin Yohanes
Oleh Erwin Yohanes - Reporter
Usai OTT Bupati Saiful Ilah, Satpol PP Jaga Ketat Pendopo Pemkab Sidoarjo
Satpol PP Jaga Ketat Pendopo Pemkab Sidoarjo. ©2020 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Pascaoperasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Selasa (7/1) malam, suasana Pendopo Pemkab Sidoarjo, nampak berbeda dari biasanya. Dari luar, pendopo yang biasanya ramai kegiatan, kini terlihat sepi dan lebih ketat pengamanannya.

Sejumlah anggota Satpol PP tampak berjaga di depan gerbang yang hanya dibuka sedikit saja. Meski terdapat pos penjagaan di samping gerbang, namun sejumlah anggota Satpol PP itu justru berada didekat pintu masuk.

Mereka pun selalu mencegat dan menggeledah setiap orang yang hendak memasuki pendopo. Jika dirasa tidak ada kepentingan, orang-orang tersebut dilarang memasuki area pendopo.

Selain Satpol PP, tampak pula sejumlah anggota Kepolisian yang ikut berjaga. Bahkan, satu mobil polisi tampak disiagakan tepat di tengah pendopo.

Achmad Zaini, Sekda Pemkab Sidoarjo mengatakan, meski 'suasana' agak berbeda, pemerintahan Sidoarjo masih tetap berjalan sebagaimana biasanya.

"Kegiatan yang biasanya dilakukan di Pendopo, sementara dipindah," terangnya, Rabu (8/1).

Roda Pemerintahan Berjalan Normal

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifudin mengatakan, roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik. Ia pun mencontohkan, agenda kegiatan pemerintahan tetap akan berlangsung seperti biasanya.

"Habis ini, akan mengikuti sidang paripurna di dewan, dan agenda lain seperti rapat antisipasi iklim ekstrem yang mungkin berpotensi di Sidoarjo," terangnya.

Kata Cak Nur, sapaan akrab Wabup Sidoarjo, seluruh OPD serta pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo sudah diinstruksikan agar tetap fokus dengan jadwal yang sudah berjalan.

Dikonfirmasi terkait dengan tongkat kepemimpinan Sidoarjo, Cak Nur mengaku masih belum bisa berkomentar banyak. Sebab, pihaknya juga masih menunggu keputusan resmi dari pihak di Jakarta, dan KPK.

Sebelumnya, Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah beserta sejumlah pejabat lain di lingkungan Pemkab Sidoarjo, dan pihak swasta tertangkap KPK, Selasa (7/1 kemarin. Mereka ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh petugas lembaga rasuah itu atas dugaan pengadaan barang dan jasa.

Selain itu, para petugas penyidik KPK juga telah melakukan pemeriksaan di Mapolda Jatim malam itu juga. Dan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, selanjutnya Bupati diterbangkan ke Jakarta, Rabu (8/1) pagi.

Rekomendasi