Polisi Selidiki Dugaan Pidana Terbaliknya LCT di Perairan Kutai Kartanegara

Ditpolair Polres Kutai Kartanegara sudah berada di kecamatan Muara Kaman. Kedatangan tim untuk menyelidiki kasus terbaliknya LCT.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Polisi Selidiki Dugaan Pidana Terbaliknya LCT di Perairan Kutai Kartanegara
kapal landing craft tank Mutiara 77 terbalik di perairan Kutai Kartanegara. ©2019 Merdeka.com

Polisi menyelidiki dugaan tindak pidana terbaliknya kapal landing craft tank (LCT) Mutiara 77 di perairan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Insiden ini menenggelamkan enam ekskavator dan menewaskan 1 pekerja kontraktor tambang batubara.

Ditpolair Polres Kutai Kartanegara sudah berada di kecamatan Muara Kaman. Kedatangan tim untuk menyelidiki kasus terbaliknya LCT.

"Ada 10 orang di Muara Kaman sekarang ini. Bergerak ke lokasi, kami menggunakan long boat, karena memang tidak bisa dilalui jalan darat," kata Kasat Polair Polres Kutai Kartanegara AKP Zia Fahlevie, dikonfirmasi Minggu (1/12).

Zia menerangkan, tim bergerak melakukan pencarian korban. Sekaligus penyelidikan penyebab miringnya LCT hingga terbalik di perairan Sungai Kedang Kepala,

"Kami koordinasi dengan Polsek Muara Kaman, untuk menyelidiki ini. Apakah ada unsur pidana, atau tidak," ujar Zia.

Basarnas juga menerjunkan tim SAR sekira pukul 12.00 Wita tadi, untuk bergabung melakukan pencarian bersama Polres Kutai Kartanegara, Polsek Muara Kaman, relawan dan masyarakat setempat.

"Tim unit siaga SAR Samarinda ke lokasi, dengan waktu tempuh 5-6 jam perjalanan darat, membawa peralatan SAR perahu karet dan lainnya," kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Kaltim-Kaltara Octavianto.

Kronologi LCT Terbalik

Kapal LCT Mutiara 77 yang berlayar dari Kutai Barat, menuju Kutai Timr, terbalik saat melintas di perairan Sungai Kedang Kepala, Muara Kaman, di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (30/11) sekitar pukul 03.30 Wita.

Saat berlayar, LCT memuat 6 ekskavator Komatsu PC 130, 4 orang kru, dan 10 karyawan perusahaan kontraktor tambang. Tiba-tiba, LCT miring ke kiri saat melintasi di Sungai Kedang Kepala, Muara Kaman. Muatan alat berat tumpah ke sungai.

Dua karyawan kontraktor tambang sempat hilang. Bima Purba (21), ditemukan meninggal dunia, beberapa jam setelah LCT terbalik. Sementara, satu orang lagi rekan Bima, Suan, masih dalam pencarian. Kerugian materi dari peristiwa itu sekitar Rp13 miliar.

Rekomendasi