Wakil Presiden Ma'ruf Amin menggelar pertemuan perdana dengan perwakilan tokoh lintas agama di rumah dinasnya, Jalan Dipenogoro, Jakarta Pusat, Selasa (26/11) malam. Dalam pertemuan tersebut terlihat beberapa perwakilan yaitu dari Imam besar Istiqlal, Nazarudin Umar, Perwakilan MUI KH. Abdullah Jaidi, PBNU Eman Suryana, Muhammadiyah Mughni Syafig.
Selain itu juga hadir Wali Gereja Agustinus Heri Wibowo, PGI Gomar Gultom, Dharma Adhyaska Umat Buddha, Majelis Ulama Konghucu Hindu Dharma serta Wisnu Bawa Taneya.
Pertemuan tersebut digelar pada pukul 19.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Sebelum melakukan pertemuan mereka akan makan malam bersama. Ma'ruf menjelaskan dalam pertemuan tersebut sepakat untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
"Majelis-majelis agama akan mengawal keutuhan ini, akan menjaga supaya tidak terjadi konflik di masyarakat, di semua daerah bukan hanya masalah agama tapi semua masalah persoalan yang bisa jadi potensi konflik," katanya usai melakukan pertemuan di rumah dinas, Jalan Dipenogoro, Jakarta Pusat, Selasa (26/11).
Dia berharap majelis agama berusaha jika ada masalah tidak menimbulkan keretakan serta perpecahan bangsa. Sebab itu kata dia majelis agama sepakat melakukan kegiatan mulai dari dialog di daerah termasuk di Papua.
"Dengan demikian maka diharapkan bahwa agama justru akan jadi solusi, berkah, bukan jadi sumber daripada perpecahan. Ini tekad yang sekarang malam ini disepakati oleh majelis-majelis agama," tutup Ma'ruf.