Kabupaten Wajo Raih Penghargaan Tertinggi Kota Sehat 3 Kali Berturut-turut

"Semua yang menjadi kriteria penilaian sudah menjadi perhatian kita. Alhamdulillah kita berharap seluruh lingkungan kita, seluruh tempat layanan umum, yang jadi bagian penting untuk menjadi Kabupaten Sehat ini akan terus menjadi perhatian kita," ungkap Amran.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kabupaten Wajo Raih Penghargaan Tertinggi Kota Sehat 3 Kali Berturut-turut
Penghargaan Kota Sehat. ©2019 Merdeka.com/Abdul Hadi

Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk ketiga kalinya memperoleh penghargaan tertinggi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Swasti Saba Wistara di Gedung Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Wajo, Amran Mahmud.

Amran mengaku senang dengan penghargaan yang diterima berturut-turut ketiga kalinya dalam 6 tahun terakhir. "Ini sudah ketiga kalinya kita pertahankan setiap dua tahun," kata Amran kepada merdeka.com usai mendapatkan penghargaan tersebut, Selasa (19/11).

Dari 7 komponen yang dinilai dalam penghargaan tersebut, menurut Amran semuanya telah disiapkan dan diperhatikan.

"Semua yang menjadi kriteria penilaian sudah menjadi perhatian kita. Alhamdulillah kita berharap seluruh lingkungan kita, seluruh tempat layanan umum, yang jadi bagian penting untuk menjadi Kabupaten Sehat ini akan terus menjadi perhatian kita," ungkap Amran.

Amran pun berjanji akan terus melibatkan stake holder, termasuk dalam menentukan bajeting, sehingga semua pihak bisa terlibat dalam mewujudkan Kota Wajo yang sehat.

Ditanya target ke depan, Amran berharap agar prestasi yang selama tiga kali berturut-turut ini diraih oleh Kabupaten Wajo agar terus dipertahankan di masa yang akan datang dan kalau bisa lebih ditingkatkan lagi.

"Alhamdulillah kita dapat predikat tertinggi. Semoga ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi di masa yang akan datang," harap Amran.

Dengan cara apa? Amran berjanji akan terus berbenah dan berinovasi. Bahkan tahun depan menurutnya ada program rumah kesehatan yang bisa melayani secara cepat di tengah kondisi darurat sekali pun.

"Kami berprinsip masyarakat kita tidak ada yang tak terlayani. Baik dalam hal layanan kesehatan, antisipasi dini, bencana, linkungan, keindahan, dan sebagainya," ujarnya.

Rekomendasi