Jarak Pandang Hanya 300 Meter Imbas Kabut Asap, 5 Penerbangan di Palembang Delay

Semuanya terjadi pagi tadi, Jumat (13/9).

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Jarak Pandang Hanya 300 Meter Imbas Kabut Asap, 5 Penerbangan di Palembang Delay
Kabut asap di Palembang. ©2014 Merdeka.com

Kabut asap di Palembang membuat kabut asap pekat dengan jarak pandang 300 meter. Akibatnya, lima penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang tertunda.

Pelaksana Tugas General Manager Angkasa Pura II Bandara SMB II Palembang Indra Crisna Seputra mengatakan, kelima penerbangan tertunda tersebut yakni tiga kedatangan dari Bandara Internasional Soekarno Hatta Cengkareng, dan dua penerbangan dari Palembang menuju Pangkal Pinang. Semuanya terjadi pagi tadi, Jumat (13/9).

Delay dialami Garuda Indonesia GA 100 Cengkareng-Palembang yang mestinya berangkat pukul 06.45 WIB, namun tertunda hingga 08.55 WIB. Hal ini membuat penerbangan setelahnya itu tertunda.

"Benar, pagi tadi ada lima penerbangan tertunda akibat kabut asap," ungkap Indra.

Menurut dia, jarak pandang tadi pagi hanya 300 meter dari jarak pandang ideal 800 meter sampai 1.000 meter. Dalam situasi itu, sangat beresiko terhadap pendaratan pesawat.

"Untuk waktu terbang diserahkan kepada pilot karena mengetahui kondisi di lapangan," ujarnya.

Dia menjelaskan, kejadian serupa pernah terjadi pada 5 September 2019. Ketika itu ada satu penerbangan yang tertunda akibat kabut asap pekat selama dua jam mulai pukul 05.00 WIB sampai 07.00 WIB.

"Jarak pandang berangsur normal ketika siang di atas pukul 08.00 WIB," kata dia.

Sementara itu, Kabid Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel Ansori mengatakan, berdasarkan data LAPAN terkait titik panas (hotspot) selama 24 jam terakhir terpantau 455 titik. Sementara hotspot empat jam terakhir tercatat 183 titik dengan tingkat kepercayaan 80 persen.

"Kebakaran hutan dan lahan masih terus terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan beberapa daerah lain," kata dia.

Rekomendasi