Menkopolhukam Gelar Rapat Bahas Selebaran Provokasi Ajak Warga Papua Demo

Bentuk provokasi beragam, mulai dari pesan singkat hingga selebaran agar masyarakat kembali berdemo.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Menkopolhukam Gelar Rapat Bahas Selebaran Provokasi Ajak Warga Papua Demo
Wiranto. ©Liputan6.com/Lizsa Egeham

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto memimpin rapat koordinasi (Rakor) tingkat menteri, Senin (9/9) di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta. Rapat tersebut membahas beberapa perkembangan kondisi Papua dan Papua Barat.

"Per 9 September, laporan yang kita terima. Seluruh kondisi di Papua dan Papua barat aman kondusif. Aktivitas sosial berjalan normal," kata Wiranto saat membuka ratas di Kantornya, Jalan Merdeka Barat, Senin (9/9).

Meski sudah kondusif, menurutnya, masih ditemukan adanya provokasi di Papua. Bentuk provokasi beragam, mulai dari pesan singkat hingga selebaran agar masyarakat kembali berdemo.

"Namun masih ada provokasi, masih ada selebaran-selebaran gelap untuk mendorong dan menghasut masyarakat melaksanakan unjuk rasa susulan," ungkap Wiranto.

Dia menjelaskan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Tito Karnavian sudah melaporkan tentang keadaan Papua dan Papua Barat kepada Presiden Joko Widodo.

"Telah melaporkan kepada presiden atas perkembangan di sana, dan petunjuk presiden sangat jelas bahwa kondisi sangat baik dan kondusif ini terus dipertahankan," kata Wiranto.

Rapat membahas kondisi Papua tersebut berlangsung tertutup bagi awak media. Usai rapat, Menteri Wiranto bakal memberikan keterangan pers melalui awak media di Media Center, Menko Polhukam.

Rekomendasi