Tokoh Papua Sesalkan Pemerintah Tindak Kasus Rasisme Usai Rakyat Papua Demo

"Khusus kemarin di Surabaya mengapa kita harus demo, baru ada proses hukum, padahal proses rasisme ini sudah terjadi sejak lama," kata Samuel.

Muhammad Genantan Saputra
Tokoh Papua Sesalkan Pemerintah Tindak Kasus Rasisme Usai Rakyat Papua Demo
Kerusuhan di Jayapura. ©Indra Thamrin Hatta/AFP

Tokoh Papua, Samuel Tabuni menyesalkan pemerintah baru mengambil langkah hukum ketika masyarakat Papua berang. Contohnya, peristiwa di Surabaya yang diduga melecehkan masyarakat Papua.

"Saya mohon kepada bapak presiden dan seluruh kabinet Presiden periode kedua, kenapa proses pemeliharaan penegakan hukum tidak dilakukan secara baik dan benar," kata Samuel saat jumpa di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Jumat (30/8).

"Khusus kemarin di Surabaya mengapa kita harus demo, baru ada proses hukum, padahal proses rasisme ini sudah terjadi sejak lama, itu menjadi amarah bagi orang Papua hari ini," sambungnya.

Kemudian, Samuel mencontohkan tokoh Papua Natalius Pigai yang diduga pernah dilecehkan dengan kata yang kurang pantas. Tapi, negara terlihat cuek.

"Justru (negara) hadir ketika orang Papua marah di Surabaya, hal-hal ini yang justru negara harus hadir proteksi, sehingga orang Papua merasa bagian dari bangsa," ujar dia.

Meski begitu, dia sepakat dengan pemerintah untuk mengakhiri ketegangan yang terjadi di Papua. Dia mengimbau masyarakat bumi cendrawasih memberi ruang kepada pemerintah.

"Saya minta teman-teman di Papua, khususnya generasi muda Papua kita memberikan pemerintah ruang waktu tempat terus hadirkan tokoh kita untuk melihat masa depan kita seperti apa dalam negara ini," tandasnya.

Rekomendasi