Menengok 41 Fasilitas Air Siap Minum Gratis di Kota Medan, Warga Ingin Diperbanyak

Layanan air siap minum di Kota Medan telah disediakan PDAM Tirtanadi sejak bertahun lalu. Total saat ini lebih kurang 41 unit.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Menengok 41 Fasilitas Air Siap Minum Gratis di Kota Medan, Warga Ingin Diperbanyak
Fasilitas Air Siap Minum Gratis Tersebar di Medan. ©2019 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Fasilitas air siap minum bukan barang baru di Kota Medan. Layanan ini telah disediakan PDAM Tirtanadi sejak bertahun lalu. Total saat ini lebih kurang 41 unit.

"Kita sudah dirikan fasilitas itu mulai 2010," kata Humas PDAM Tirtanadi, Zaman Mendrofa, Kamis (29/8).

Yang pertama mereka dirikan adalah fasilitas air siap minum di tepi jalan depan kantor PDAM Tirtanadi, Jalan Sisingamangaraja, Medan. Pelayanan serupa juga disediakan di tepi jalan depan kantor PDAM Tirtanadi di Perumnas Mandala.

Selain itu, fasilitas air siap minum gratis juga ditempatkan di sejumlah area publik, seperti kompleks rumah sakit, sekolah, kampus, masjid, hingga asrama haji. "Fasilitas ini bentuk CSR kita," jelas Zaman.

Air minum gratis ini disalurkan menggunakan keran. Pada sejumlah masjid, pihak BKM menyediakan cangkir untuk menampung dan meminumnya.

Model keran ini digunakan karena masyarakat dinilai belum terbiasa minum tanpa wadah. "Kalau kita sediakan yang pakai wastafel itu, nanti dikira tempat cuci tangan pula," sebut Zaman.

Sejauh ini fasilitas yang dibuat PDAM Tirtanadi cukup terawat karena berada di lingkungan yang terawasi. Pengelola area publik yang ingin mendapatkan fasilitas serupa dapat mengusulkan kepada PDAM Tirtanadi. Syaratnya, mereka harus bertanggung jawab atas pengawasan dan perawatannya.

Meski air minum gratis sudah tersedia, masyarakat diakui belum terbiasa memanfaatkan fasilitas ini. "Masih banyak yang ragu, sehingga kita lihat sekarang yang menggunakan umumnya saudara-saudara kita yang kurang mampu. Padahal air produksi kita itu sudah sesuai dengan Permenkes untuk air layak minum," sebut Zaman.

Fasilitas air siap minum yang ada di tepi jalan seperti di depan Kantor Pusat PDAM Tirtanadi cukup banyak didatangi warga. Namun warga yang memanfaatkan layanan itu umumnya abang becak. Mereka antre di sana sambil membawa botol air mineral.

"Saya sudah 2 tahun mengambil air di sini. Nggak ada masalah. Layak minum," kata Udin (50), seorang pengemudi becak yang mengambil air minum di sana.

Udin dan warga lain mengaku merasa terbantu dengan ketersediaan air siap minum gratis itu. "Kita berharap fasilitas seperti ini ditambah dan diperbanyak," harapnya.

Rekomendasi