Sioux Ular Indonesia Sebut Isap Bekas Gigitan Weling Percepat Fase Sistemik Mematikan

Karakter seekor ular memiliki gerakan mengejutkan, termasuk ular weling. Saat Iskandar memang bagian kepala, sesungguhnya ular tersebut sedang siap-siap menyerang dan bertahan. Sebab beda spesies akan berbeda pula cara menanganinya.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Sioux Ular Indonesia Sebut Isap Bekas Gigitan Weling Percepat Fase Sistemik Mematikan
Ular Welang. ©wikipedia.com

Petugas keamanan Iskandar tewas setelah digigit Ular Weling yang ditemukan salah seorang warga tempatnya bekerja. Peristiwa itu terjadi di sebuah perumahan di kawasan Gading Serpong.

Yayasan Sioux Ular Indonesia menilai peristiwa itu bisa terjadi kemungkinan karena Iskandar tidak begitu paham dengan spesies ular.

"Korban tidak paham spesies ular, menganggap itu enggak berbahaya, ular Bungarus candidus (weling) ini memang mulai aktif di senja hingga malam hari untuk mencari makan. Salah satu ciri khas ular berbisa tinggi adalah nocturnal," dalam keterangan yang diterima merdeka.com, Jumat (23/8).

Karakter seekor ular memiliki gerakan mengejutkan. Saat Iskandar memegang bagian kepala, sesungguhnya ular tersebut sedang siap-siap menyerang dan bertahan. Sebab beda spesies akan berbeda pula cara menanganinya.

"Mengamati teknik Pak Satpam memegang kepala di video yang viral ini menunjukkan korban belum pernah mendapatkan pelatihan yang benar tentang teknik handling ular bungarus."

Tindakan Iskandar mengisap jarinya yang terkena gigitan ular justru membuat fase penyebaran bisa semakin sistemik.

"Luka di sedot oleh korban, hal yang justru mempercepat fase lokal menjadi fase sistemik yang mematikan. Teknik yang tepat adalah dengan imobilisasi agar bisa tidak masuk fase sistemik. Korban merasa hanya gatal, karena ini venom neurotoxcyn tidak langsung merasa sakit kalau kena gigit. Tapi venomnya langsung serang saraf termasuk mematikan fungsi jantung."

Selain itu, ketika seseorang terkena gigitan ular harus dipastikan segera mendapatkan penanganan cepat.

"Saran mulai saat ini Warga cluster/kompleks/siapa pun perlu mendata RS terdekat ready stock SABU (Serum Anti Bisa Ular). Perlu menguasai teknik first aid gigitan ular dengan sistem imobilisasi."

Perlu diketahui pula, ular jenis Weling memang masih banyak di alam dan di lingkungan rumah karena merupakan predator alami ular lain. Tanpa ular weling/ welang, akan ada ledakan populasi ular spesies lain di ekosistem.

"Memahami karakter sifat dan teknik handling yang benar perlu dilakukan. Menguasai teknik first aid penanganan gigitan ular berbisa tinggi dengan sistem Imobilisasi yang direkomendasikan WHO guidelines 2016."

Yayasan Sioux Ular Indonesia turut berbela sungkawa atas kejadian dialami Iskandar. Diharapkan tidak ada lagi korban gigitan ular Weling karena salah menerapkan teknik handling atau cara menangkapnya.

Rekomendasi