Jalan underpass Kentungan yang berada di Ringroad, Kabupaten Sleman ambles pada Selasa (23/7). Amblesnya jalan ini menyebabkan dua kendaraan yaitu truk dan mobil Land Rover seri Defender terperosok dan terguling ke tebing jalan sedalam lebih kurang dua meter.
Amblesnya jalan di proyek underpass Kentungan ini diduga karena ada muatan kendaraan berlebih. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala Divisi Operasi 1, PT Istaka Karya selaku kontraktor proyek underpass Kentungan, Wirawan.
Wirawan menerangkan jika amblesnya jalan di proyek underpass diduga karena overload muatan kendaraan. Wirawan menerangkan jika ruas jalan Kentungan yang sedang dalam proses pengerjaan underpass seharusnya jalan hanya dilewati oleh mobil-mobil berukuran kecil. Kendaraan seperti truk dan bus, sambung Wirawan dilarang untuk melintas.
"Kalau penyebab ambles ya overload. Pasti ada beban yang tidak kita duga atau kita perhitungkan lewat di situ. Sekarang ini (jalan di simpang empat Kentungan) kita peruntukkan mobil kecil tapi kan yang lewat truk. Kemudian muatannya kayu penuh. Itu kan lebih berat daripada mobil kendaraan biasa," ujar Wirawan, Rabu(24/7).
Wirawan menjelaskan usai jalan ambles di proyek underpass, pihak kontraktor melakukan langkah antisipasi. Langkah ini diantaranya dengan melakukan penguatan dinding tebing proyek underpass Kentungan.
"Sementara ini agar tidak terjadi longsoran lagi lokasi kejadian kemarin langsung kita amankan dengan timbunan. Kita perkeras lagi. Sehingga kejadian tidak terulang lagi," papar Wirawan.
Wirawan menambahkan bahwa jalan yang ambles bukanlah bagian utama dari underpass Kentungan. Wirawan menguraikan jika jalan yang ambles adalah di bagian ram underpass yang memang sedang dalam proses pengerjaan dinding penahan tanah.
"Ini sebenarnya lokasinya bukan di main boksnya underpass jadi pas posisi di ram itu. Ram itu harus ada dinding penahan tanahnya itu yang sedang kerjakan," tutup Wirawan.