Polda Sumsel Kirim 130 Personel ke TKP Bentrok Warga di Mesuji

Polda Sumsel mengerahkan 130 personel untuk mengamankan situasi di lokasi bentrokan warga di perbatasan Lampung-Sumsel. Dalam kejadian itu, lima wong kito dinyatakan tewas.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Polda Sumsel Kirim 130 Personel ke TKP Bentrok Warga di Mesuji
Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Polda Sumsel mengerahkan 130 personel untuk mengamankan situasi di lokasi bentrokan warga di perbatasan Lampung-Sumsel. Dalam kejadian itu, lima wong kito dinyatakan tewas.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi mengungkapkan, pengerahan bertujuan untuk mengantisipasi bentrokan susulan. Sebab, korban masing-masing pihak terbilang cukup banyak.

"Untuk meredam emosi masyarakat, Polda Sumsel mengirim 130 personel ke TKP," ungkap Supriadi, Kamis (18/7).

Dijelaskannya, situasi terkini dilaporkan sudah kondusif. Tokoh masyarakat kedua desa sudah bertemu dan bersepakat menjaga kestabilan desa masing-masing.

"Mereka sudah sepakat tidak ada bentrokan lagi, situasi sudah kondusif," ujarnya.

Supriyadi menjelaskan, dalam insiden itu lima korban tewas dan dua luka berat. Tiga korban tewas berasal dari Sumsel, tepatnya tinggal di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Mesuji, Ogan Komering Ilir. Yakni, Abdul (28), Dalih (31), dan Rowi (32). Sementara dua korban tewas lainnya berasal dari Desa Pematang Panggang, Lampung.

"Jangan sampai keluarga korban emosi lagi sehingga bentrokan kembali terulang, ini yang perlahan diantisipasi oleh petugas di TKP," kata dia.

Diketahui, bentrokan dua kelompok dari dua desa itu terjadi di Register 45, Mesuji, Lampung, Rabu (17/7). Kejadiannya berawal saat seorang warga Mekar Jaya membawa mesin bajak ke area lahan Register 45 untuk menggarap lahan. Warga Pematang Panggang, Lampung, pun bertanya dari mana mendapatkan izin.

Keduanya terlibat selisih paham hingga warga Pematang Panggang tersebut memilih pulang. Tak lama kemudian, datang segerombolan warga dari Desa Pematang Panggang dengan membawa senjata tajam melakukan penyerangan.

Bentrokan antar-dua kelompok tak terhindarkan. Lima korban tewas dari dua kubu dengan kondisi mengenaskan, sedangkan beberapa orang mengalami luka-luka.

Rekomendasi