Menko Polhukam Wiranto berharap momentum Idul Fitri dimaknai oleh seluruh politikus nasional untuk meredakan tensi politik. Terutama kedua kubu pasangan calon presiden 2019 yang masih bakal bertemu untuk gugatan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi.
"Mudah-mudahan dimaknai seluruh bangsa Indonesia terutama para politisi saat ini sedang melanjutkan usaha kompetisinya mudah-mudahan langsung lebih reda lagi lebih masuk ke jalur-jalur hukum dan konstitusi yang ada. Harapan kami begitu," ujar Wiranto saat open house Idul Fitri di rumah dinas, Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (5/6).
Wiranto juga berharap, selain tensi politik yang diharapkan turun, situasi keamanan bisa mereda.
"Sebagai bagian dari aparat yang mengamankan republik ini tentunya kita berharap dengan suasana lebaran maka tensi politik maupun keamanan cukup panas bisa reda. Itu harapan bangsa Indonesia," kata dia.
Menurut Wiranto, Idul Fitri membawa berkah terhadap situasi politik dan keamanan nasional. Pasalnya, setelah Pemilu 2019, tensi cukup panas ditambah dengan kerusuhan 22 Mei.
"Menurut saya turunnya tensi politik, tensi keamanan ini kan berkah ramadan," katanya.
Wiranto menggelar open house sejak pukul 10.00. Duta besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R Donovan hadir bersilahturahmi. Wiranto menyatakan sebagai sebuah kehormatan.
"Tentu merupakan suatu kehormatan dubes Amerika serikat datang ke rumah saya, memberikan apresiasi terhadap keamanan yang sekarang terjaga dengan baik, dengan selamat," katanya.
Gelar Open House, Wiranto Sajikan Sate Kere
Wiranto menggelar open house di Rumah Dinas, Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (5/6). Sejumlah makanan asli Solo, dia datangkan langsung dari daerah asalnya.
"Setiap lebaran saya sudah janji sama temen-temen, setiap lebaran kalau ada open house sudah beberapa puluh kali lah. Saya selalu mendatangkan makanan khas solo, kampung saya," ujar Wiranto.
Adapun beberapa makanan yang disajikan diantaranya, sate kere, nasi liwet, tengkleng, sampai gulai. Wiranto menyebut sengaja mendatangkan juru masak asli dari Solo.
Kata dia, berbeda dengan catering ala hotel, menu asli dari kampung asalnya itu lebih enak.
"Kamu enggak bisa dapat sate kere. Ada tengkleng, ada di sini tengkleng tapi enggak asli, ini tengkeleng asli, memang enak lah ya. Tapi setahun sekali aja," kata Wiranto.
Wiranto menggelar open house sejak pukul 10.00. Kerabat sampai pejabat negara silahturahmi dengan mantan Panglima ABRI itu. Salah satu tokoh yang hadir adalah Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R Donovan Jr.