Menko Polhukam Wiranto mengatakan, mengamankan negara tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata. Peran masyarakat juga sangat diperlukan, salah satunya dengan tidak memercayai berita-berita hoaks.
Hal ini disampaikan saat memberikan keterangan kepada awak media soal situasi terakhir ibu kota, di kantornya, Jakarta, Rabu (22/5). Turut hadir Kepala Staf Presiden Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Menkominfo Rudiantara, Mendagri Tjahjo Kumolo, Jaksa Agung H.M. Prasetyo, Kepala BIN Budi Gunawan, Menkumham Yasonna H. Laoly. Serta KSAD, KSAL, dan KSAU.
"Kita ingin supaya mengamankan negeri ini tidak hanya terbatas diserahkan kepada pihak keamanan. Karena peran dari masyarakat juga penting," ucap Wiranto.
Dia menegaskan, jika masyarakat tak percaya hoaks, ajakan negatif dan selalu berpikir rasional, itu sudah membantu mengamankan negeri ini.
"Tatkala masyarakat tidak percaya dengan berita hoaks, berita hasutan, ajakan-ajakan negatif dan berpikir secara rasional, ini sudah membantu mengamankan negeri ini," ungkap Wiranto.
Dia pun meminta segenap masyarakat Indonesia untuk mendoakan jajaran aparat keamanan di sini, serta dukungannya, agar masalah ini cepat diselesaikan.
"Agar kami bisa menjalankan tugas ini dengan baik. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan bimbingan, petunjuk kepada kita sekalian, agar di bulan suci ini kita bisa mempertahankan ukhuwah Islamiyyah, ukhuwah watoniah, persaudaraan kita, membangun kejujuran, kemuliaan, sehingga bulan suci ramadan nanti bisa saling maaf-maafan, dan menghilangkan perbedaan," pungkasnya.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com