Dimediasi DPD, Kasus Pemukulan Anggota PDIP Terhadap Ketua Fraksi Berakhir Damai

I Kadek Diana, anggota Komisi III DPRD dan anggota Komisi I DPRD Bali, Dewa Nyoman Rai, akhirnya berdamai setelah dilakukan mediasi oleh pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Mediasi kedua kader PDIP tersebut dilakukan di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Denpasar, Bali, Jumat (17/5).

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Dimediasi DPD, Kasus Pemukulan Anggota PDIP Terhadap Ketua Fraksi Berakhir Damai
I Kadek Diana dan Dewa Nyoman Rai. ©2019 Merdeka.com/Moh Kadafi

I Kadek Diana, anggota Komisi III DPRD dan anggota Komisi I DPRD Bali, Dewa Nyoman Rai, akhirnya berdamai setelah dilakukan mediasi oleh pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Mediasi kedua kader PDIP tersebut dilakukan di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Denpasar, Bali, Jumat (17/5).

"Jadi keduanya Kadek Diana dan Dewa Rai sudah saya panggil untuk menandatangani pernyataan berkelakuan baik. Artinya, dia harus berkelakuan baik ini, yang kemarin kan tidak baik dan itu tidak boleh terulang lagi," kata Ketua DPD PDI P Bali Wayan Koster, Jumat (7/5).

Selain itu, ancamannya bagi anggota legislatif akan di-PAW atau pergantian antar waktu jika tak mengikuti arahan. Koster juga meminta keduanya untuk mencabut laporan di kepolisian.

"Dia harus taat kalau tidak di-PAW. Mau gak di-PAW pada takut semua. Jadi satu saya minta cabut laporan dan sudah mencabut laporan. Dewa Rai juga hari ini mencabut laporan," jelas Koster.

Selain itu, Koster berharap tak ada lagi ribut-ribut. Jika memang terjadi sebaiknya diselesaikan secara internal.

"Upaya kalau ada hal-hal yang berbeda bicarakan secara internal tidak umbar pamer ke publik. Malu jadi anggota terhormat kok gk terhormat. Jadi saya minta itu agar tidak diulangi lagi dan harus taat. Kalau terjadi lagi akan langsung di-PAW," tegas Koster.

Seperti yang diberitakan, anggota Komisi l DPRD Bali, Dewa Nyoman Rai memukul anggota Komisi lll yakni I Kadek Diana hingga berdarah. Kedua anggota dewan ini merupakan kader PDIP. Hal tersebut, terjadi diruang sidang utama di Kantor DPRD Bali saat akan ada rapat Paripurna, Selasa (14/5) pagi.

Akibatnya, I Kadek Diana langsung melaporkannya ke SPKT di Polda Bali setelah melakukan visum di Rumah Sakit Bali Mandara. Dalam pemukulan tersebut, I Kadek Diana terluka di pelipis sebelah kirinya hingga mengakibatkan 5 jahitan.

Rekomendasi