Sering Banjir, Kegiatan Belajar Siswa SD Negeri 05 Kreo Terganggu, Orangtua Mengeluh

Pemerintah setempat diminta segera melakukan tindakan konkret agar banjir yang menggenangi sekolah dan permukiman warga tak rutin terjadi.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Sering Banjir, Kegiatan Belajar Siswa SD Negeri 05 Kreo Terganggu, Orangtua Mengeluh
Ilustrasi banjir. ©2017 Merdeka.com

Banjir rutin yang terjadi di kawasan jalan Mutiara, Kelurahan Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, membuat warga sekitar mengeluh. Sebab pemerintah setempat dianggap tak memberikan perhatian.

Padahal, banjir juga menggenangi SD Negeri 05 Kreo, Kota Tangerang, yang membuat kegiatan belajar mengajar terganggu.

"Banjir ini menjadi rutin, kalau hujan pasti kerendam," kata Titis (40), orangtua siswa SDN05 Kreo, Senin (1/4).

Akibat sekolah terendam banjir, anaknya Fatima tidak bisa belajar dengan nyaman. Padahal, siswa di sekolah itu berjumlah ratusan orang yang dibagi ke dalam dua sesi belajar mengajar, di jam pagi dan siang.

"Anak saya korbannya, jadi enggak bisa sekolah. Kalau banjir kita lewat saja susah. Anak-anak jadi enggak mau masuk, karena saya tidak kuat menggendong. Padahal sekolah ini siswanya banyak, ada dua shif pagi dan siang," ungkap dia.

Pemerintah setempat diminta segera melakukan tindakan konkret agar banjir yang menggenangi sekolah dan permukiman warga tak rutin terjadi.

Pantauan di lokasi, air yang menggenangi Jalan Mutiara memiliki ketinggian bervariasi antara 20 hingga 40 centimeter.

Sementara halaman sekolah SDN05 Kreo, terendam lebih parah ketimbang lingkungan rumah warga karena lebih rendah.

Halaman
Rekomendasi