Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, tampaknya memang menyantap menu dengan lauk ikan. Sepanjang safari politik ke Indonesia, ikan selalu jadi pilihan Ma'ruf.
Seperti saat safari politik ke Samarinda, Kalimantan Timur, Ma'ruf secara khusus meminta kepada timnya untuk menyediakan nasi kuning dan ikan gabus sebagai santap pagi. Di Balikpapan, Mustasyar PBNU kembali menyantap ikan yang disajikan Ponpes Hidayatullah saat makan siang.
"Kalau saya di sini sukanya, sarapan pagi atau malem nasi kuning pakai ikan gabus yang merah enak sekali itu," katanya saat bincang santai di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (22/3).
Istri Ma'ruf, Wury Estu Handayani, pernah bercerita soal makanan kesukaan suaminya yakni pindang patin. Ma'ruf mengamini hal tersebut, ditambah, karedok menjadi favoritnya di Jawa Barat.
Ketua Majelis Ulama Indonesia itu mengaku sebetulnya ada pantangan makanan. Yaitu harus menghindari makanan berlemak dan kolesterol. Namun, sesekali Ma'ruf langgar pantangan demi makanan yang dia inginkan.
"Ya dimakan tapi menghindari lemak-lemak, kolesterol. Kecuali pengen betul kalau lagi pengen betul sedikit dilanggar lah," ucap Ma'ruf seraya tertawa.
Ma'ruf juga mengambil puasa seperti hari-hari biasa sejak menjadi cawapres. Maka itu, dia tidak ada praktik khusus selama menghadapi pemilu.
"Itu sih biasa aja. Artinya puasa, shalat hajat itu pekerjaan biasa rutin. Artinya bukan sesuatu yang baru," ucapnya.