Seorang sopir angkutan kota (angkot) menjadi korban kejahatan jalanan. Suparman (52) dibacok saat baru saja pulang dari warung kopi pada Selasa (19/2) dini hari.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Curug Agung, Beji Depok. Akibatnya, warga Jalan Saidan mengalami luka bacok di tangan.
"Saya baru pulang makan, mau ke rumah jalan kaki. Emang sih gelap jalanan. Nah tiba-tiba ada dua orang naik motor bawa celurit," katanya Selasa (19/2).
Salah satu pelaku membawa celurit meminta barang berharga milik korban sambil mengancam. Setelah mendapat telepon genggam milik Suparman, pelaku langsung membacok sebanyak tiga kali di bagian tangan korban.
"Dia minta HP sama duit. Saya disabet sama pelaku tapi saya tangkis tapi malah kena tangan. HP masih di tangan saya enggak ke ambil," ungkapnya.
Sebenarnya, korban sempat melawan dan berteriak minta tolong. Namun suasana jalan sangat sepi. Pelaku kemudian melarikan diri.
"Saya ditendang setelah dibacok. Saya minta tolong teriak dan mereka langsung pergi," ceritanya.
Korban mengaku mengingat ciri pelaku. Berperawakan tinggi dan berbadan kurus dengan usia perkiraan 17-20 tahun. "Mereka naik motor jenis Beat warna putih strip biru. Enggak pakai penutup wajah. Mukanya oval, rambut agak gondrong sedikit. Kulit sawo matang," beber Suparman.
Dia berharap, polisi dapat segera meringkus para pelaku. Warga sangat resah dengan kejadian itu.
"Semoga pelaku cepat tertangkap karena meresahkan dan sudah sering terjadi. Orang itu cari mangsanya keliling, ada orang di pinggir jalan sendirian itu yang diincar. Lihat ada HP langsung todong," ungkapnya.
Kapolsek Beji, Kompol Yenni Sihombing, mengatakan pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut. "Untuk lebih jelasnya nanti ya, ini kami masih menunggu hasil penyelidikan," katanya.