Tiga bulan buron, Akbar, perampok dan pembunuh driver Grabcar, Sofyan (43), belum juga tertangkap. Polisi berdalih sudah mengetahui keberadaan pelaku yang sudah melarikan diri keluar Sumatera Selatan.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Slamet Widodo mengungkapkan, penyidik masih kesulitan meringkus pelaku Akbar karena berpindah-pindah tempat persembunyian. Hanya saja, penyidik sudah mendeteksi lokasi pelarian terkini pelaku.
"Posisinya sudah diketahui penyidik, sudah keluar Sumsel. Selama ini dia berpindah-pindah karena terendus polisi," ungkap Slamet, Senin (7/1).
Menurut dia, pelaku melakukan perlawanan kepada polisi. Oleh karena itu, petugas tak segan memberikan tindakan tegas berupa tembakan terukur terhadap pelaku.
"Sudah diinstruksikan pimpinan, pelaku diultimatum untuk menyerahkan diri saja, jika tidak ditindak tegas, bisa saja ditembak mati," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, mayat Sofyan ditemukan di areal perkebunan sawit di Desa Muara Lakitan dan Kanan Dapun, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumsel, Selasa (13/11). Dia dilaporkan hilang oleh istrinya ke Polda Sumsel, Selasa (30/10).
Keberadaan driver Grabcar itu tak diketahui lagi usai mengantar orderan dari kawasan KM5 menuju KFC Simpang Bandara Palembang sehari sebelumnya. Dari hasil penyelidikan polisi, korban ditumpangi empat orang yang menggunakan akun seorang perempuan yang tidak dikenal para pelaku. Dalam perjalanan, korban dicekik dan dihujani pukulan hingga tewas. Dia dan mobilnya dibawa kawanan pelaku ke arah Musi Rawas Utara.
Polisi telah meringkus tiga pelaku, yakni FR (16) yang sudah divonis 10 tahun penjara, serta Ridwan (42) dan Acundra (21) yang tinggal menunggu jadwal persidangan. Ketiga tersangka mengaku diajak Akbar merampok sopir angkutan online dan sengaja datang ke Palembang dari kampungnya di Musi Rawas Utara.