Polisi Tangkap Diduga Pelaku Pembunuh Wanita di Apartemen Kebagusan City

Anggota Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan menangkap diduga pelaku pembunuh Sisca Icun Sulastri (34). Pelaku diamankan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Polisi Tangkap Diduga Pelaku Pembunuh Wanita di Apartemen Kebagusan City
ilustrasi borgol. © flagstaff-lawyer.com

Anggota Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan menangkap diduga pelaku pembunuh Sisca Icun Sulastri (34). Pelaku diamankan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

"Baru saja beberapa menit lalu kita tangkap pelakunya," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar saat dihubungi, Kamis (20/12).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib menambahkan, pelaku berjumlah satu orang. "Satu orang, inisial HD," ujarnya.

Terkait kronologi penangkapan, polisi hingga kini masih melakukan pemeriksaan terhadap diduga pelaku. "Kronologi menyusul, beri kesempatan untuk pendalaman, biar tau motifnya," kata Andi.

Sebelumnya, jajaran Polres Metro Jakarta Selatan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas adanya penemuan mayat wanita Apartemen Kebagusan City, Jakarta Selatan, sore tadi. Saat tiba di lokasi, polisi melihat korban dalam kondisi penuh darah dan tak berpakaian.

"(Ciri-ciri korban) Kulit sawo matang, rambut ikal, tidak mengenakan pakaian (telanjang), posisi tengkurap di atas kasur, dan adanya bercak darah pada pinggul, perut, pergelangan tangan kiri dan bahu mulai membiru," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar saat dihubungi, Selasa (18/12) malam.

"Pintu sudah tidak terkunci dan pintu sudah rusak. Kemudian masuk ke dalam AC, lampu dan televisi masih menyala," sambungnya.

Korban diketahui bernama Sisca Icun Sulastri, warga Sukabumi lahir pada 8 Mei 1984. Belum diketahui penyebab korban meninggal dunia. Namun, kuat dugaan korban dibunuh.

Katanya, penemuan ini berkat seorang saksi yang menyambangi apartemen korban di unit 19A18 Tower A. Saat saksi masuk ke dalam, bau aroma menyengat muncul di dalam apartemen.

"Saksi ke dalam mencium aroma tidak sedap dan melihat korban sudah meninggal dunia," pungkasnya.

Rekomendasi