Kompleks makam-makam leluhur pendiri Kabupaten Purbalingga bakal dikembangkan sebagai wisata edukasi dan religi. Kompleks pemakaman tersebut di antaranya adalah makam Arsantaka, Giri Cendana, Giri Purna, Adipati Onje dan Adipati Wirasaba
"Harapannya pemakaman ini tidak hanya bagian dari sejarah berdirinya Kabupaten Purbalingga. Akan tetapi ke depan bisa sekaligus menjadi wisata edukasi religi," kata Plt Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi yang berziarah ke makam-makam tersebut, Jum'at (14/12).
Potensi edukasi terkait dengan sejarah Purbalingga yang di masa silam adalah Kadipaten Wirasaba. Kadipaten Wirasaba menjadi cikal bakal pembentukan 4 Kabupaten, yakni Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas dan Cilacap.
Sedangkan potensi wisata Religi disandangkan mengingat ramainya peziarah yang datang ke makam-makam tersebut. Selain itu di area pemakaman Adipati Onje di desa Onje semisal, juga terkait dengan sejarah syiar pertama Islam di Jawa Tengah bagian selatan yang berkaitan dengan berdirinya masjid Sayyid Kuning.
Perwakilan dari Yayasan Arsakusuma selaku trah Arsantaka, HR Bambang Irawan SH yang mendampingi ziarah Bupati menyampaikan ziarah sebagai upaya merefleksikan segala jasa leluhur di masa silam. Ia menceritakan bahwa di Makam Giri Cendana terdiri dari makam para mantan Bupati Purbalingga.
Rinciannya, terdapat makam Dipokusumo II (Bupati ke-4), Dipokusumo III (Bupati ke-5), Dipokusumo IV (Bupati ke-6) dan Dipokusumo V (Bupati ke-7). Dibagian lain, juga terdapat makam Giri Purna terdapat makam Dipokusumo VI (Bupati ke-8) dan RMAA Sugondho (Bupati ke-9).
"Makam-makam ini memiliki nilai sejarah sepak terjang para pemimpin membangun kabupaten Purbalingga di masa-masa awal," ujarnya.
Setelah berziarah ke kompleks pemakaman Arsantaka, Giri Cendana dan Giri Purna, Plt Bupati juga berziarah ke makam Adipati Onje di Desa Onje, Kecamatan Mrebet dan Adipati Wirasaba di Desa Wirasaba, kecamatan Bukateja. Adapun Adipati Onje atau Raden Anyokropati dikenal senagai Bapak dari Arsantaka. Sedangkan di Pemakaman Wirasaba terdiri dari makam Adipati Wirasaba I sampai V.