Uji Kekuatan Jembatan Tol Kali Kenteng, PT JSN siapkan 18 truk bermuatan 32 ton

Pembangunan ruas tol Solo-Salatiga memasuki tahap akhir. Selain penyelesaian fisik bangunan, dalam waktu dekat akan dilakukan uji beban Jembatan Kali Kenteng, di ujung timur Kabupaten Semarang.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Uji Kekuatan Jembatan Tol Kali Kenteng, PT JSN siapkan 18 truk bermuatan 32 ton
Jembatan Kali Kenteng. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Pembangunan ruas tol Solo-Salatiga memasuki tahap akhir. Selain penyelesaian fisik bangunan, dalam waktu dekat akan dilakukan uji beban Jembatan Kali Kenteng, di ujung timur Kabupaten Semarang.

Empat bentang dari jembatan sepanjang 480 meter tersebut baru dilakukan pengecoran sepekan lalu. Menurut rencana pada tanggal 17 November nanti akan dilakukan uji beban. Sedikitnya 18 truk bermuatan masing-masing 32 ton akan didatangkan.

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) David Wijayatno mengatakan, pengujian akan dipilih pada bentang yang paling rentan. Saat pengujian truk yang bermuatan penuh seberat 32 ton akan dijajar di atas girder.

"Jadi nanti dipilih bentang yang paling rentan, ada ujinya nanti. Kita siapkan 18 truk, dijejer jejer, nanti dilihat kedutannya. Nanti dicek beban statis dan dinamisnya dan dipasangi polisi tidur," ujar David, disela mendampingi Menteri BUMN, Rini Sumarno, saat meninjau jembatan Kali Kenteng, Senin (12/7).

David menyatakan hingga saat ini pekerja utama tol Solo-Salatiga sudah selesai dan hanya tinggal menyelesaikan pekerjaan minor. Tinggal pengaspalan bahu jalan sekitar 3 kilometer. Kemudian marka, 600 meter median dan marka pengaman dari besi. Pengerjaan sejumlah kekurangan tersebut membutuhkan waktu 3 hingga 4 hari.

"Akhir November, tanggal 30 Insyaallah Allah selesai. Setelah selesai nanti ada uji laik fungsi dari PU, kepolisian dan Dirjen Perhubungan Darat. Setelah itu diterbitkan sertifikat laik operasi dari Dirjen Binamarga, nah setelah itu baru bisa dibuka untuk umum," katanya.

Rekomendasi