500 Orang antar jenazah korban Lion Air, suami & 2 anak belum teridentifikasi

Resti terdaftar di manifest 007 pesawat Lion Air JT 610 dan duduk di kursi nomor 22A.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
500 Orang antar jenazah korban Lion Air, suami & 2 anak belum teridentifikasi
SAR Gabungan Angkut Berbagai Temuan Lion Air. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Restia Amelia, perempuan berusia 27 tahun itu menjadi salah satu korban Lion Air PK-LQP jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Jasadnya sudah berhasil diidentifikasi tim DVI Mabes Polri.

Mendiang dimakamkan di pemakaman umum Desa Airputih, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Bangka Belitung. Sekitar 500 orang warga serta kerabat mengantar kepergian Restia di peristirahatan terakhir.

Kini, keluarga menaruh harapan besar jenazah suami dan dua anak korban yang turut menumpang pesawat nomor penerbangan JT610 segera teridentifikasi.

Jenazah Restia Amelia yang tiba di rumah duka sekitar pukul 11.10, setelah disemayamkan dibawa menuju Masjid Al Iman yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah duka untuk dishalatkan sebelum dikebumikan, sekitar pukul 12.30.

"Kami berharap tiga orang anggota keluarga almarhumah, yaitu suami dan dua anak kandung korban bisa segera teridentifikasi," kata Kepala Desa Airputih, Ayun Permana di Muntok, Selasa (6/11).

Ia berharap sanak saudara yang ditinggalkan ikhlas dan tabah menghadapi kejadian tersebut.

Suami dan kedua anaknya yang berjenis kelamin laki-laki hingga saat ini belum teridentifikasi.

Resti terdaftar di manifest 007 pesawat Lion Air JT 610 dan duduk di kursi nomor 22A.

Turut hadir bersama ratusan pelayat, Kapolres Bangka Barat, AKBP Firman Andreanto, Kepala Satuan Lalulintas, Kapolsek Muntok Iptu Christo Nender, Kepala Dinas Sosial Bangka Barat M. Soleh, Kepala Dinas Keluarga Berencana Ismail, Kepala Satpol PP dan PBD Sidarta Gautama, perwakilan Lion Air, perwakilan Puskesmas Muntok, Jasa Raharja, BPBD dan PMI Bangka Barat. Dikutip dari Antara.

Rekomendasi